News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Idul Adha, Jasa Penitipan Hewan hingga Pemotongan Hewan Kurban Gratis di Lampung Selatan

Di antaranya, Suryadi yang merupakan penjual hewan kurban di Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan. Selain memberi bonus jasa penitipan, ia juga siap mengantarkan hewan kurban yang dibeli sampai rumah konsumen.
Selasa, 4 Juni 2024 - 13:47 WIB
Penjualan hewan kurban mulai ramai di Lampung Selatan.
Sumber :
  • Pujiansyah

Lampung Selatan, tvOnenews.com - Persaingan dalam penjualan hewan kurban kian ketat, menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah. Para pedagang hewan kurban berlomba-lomba memberikan pelayanan terbaik hingga bonus untuk menarik minat warga agar ingin membeli hewan kurban di lapaknya.

Selama dititipkan di kandang penjual, pembeli hewan kurban tidak lagi dikenakan biaya pakan atau perawatan lainnya. Bahkan, tempat penjualan hewan kurban ini juga menyediakan jasa pemotongan hewan secara gratis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di antaranya, Suryadi yang merupakan penjual hewan kurban di Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan. Selain memberi bonus jasa penitipan, ia juga siap mengantarkan hewan kurban yang dibeli sampai rumah konsumen hingga H-1 hari Raya Idul Adha 2024 mendatang.

"Kami sanggup melayani sampai terima bersih atau terima beres. Jadi dari beli sapi atau kambing, kami siap memotongkan hingga membagikan daging. Artinya untuk satu ekor sapi atau kambing untuk berapa banyak, kami sanggup," kata Suryadi, Selasa (4/6/2024).

Suryadi menjelaskan, jasa penitipan hingga pemotongan hewan kurban ini sudah termasuk dengan harga jual hewan kurban. Sehingga pembeli tidak menambah biaya untuk pakan hewan dan biaya pemotongan.

"Kita sudah hitung semua ke harga hewan kurban. Jadi pembeli sudah tidak dikenakan biaya lain lagi," jelasnya.

Hal berbeda dilakukan oleh Farhan, penjual kambing hewan kurban di Kalianda, Lampung Selatan. Selain berjualan di lapak pinggir jalan, ia juga memanfaatkan media sosial untuk pemasaran.

"Biar lebih luas dan lebih banyak yang melihat dalam penjualan hewan kurban melalui media sosial," ucap dia.

Farhan mengaku penjualan hewan kurban melalui media sosial ini sudah umum, sehingga mampu menjangkau masyarakat yang lebih luas. Masyarakat yang melihat melalui live streaming ini kemudian mampir ke lapak penjualan hewan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mereka banyak mampir ke lapak setelah melihat live streaming. Mereka melihat jenis hewan yang dijual hingga harga hewan," beber Farhan.

Harga kambing kurban dijual dengan kisaran harga Rp2 juta hingga Rp4 juta per ekor tergantung jenis dan ukurannya. Sedangkan untuk harga sapi kurban di kisaran harga Rp15 juta hingga Rp30 juta, juga tergantung jenis dan ukurannya. (puj/nof)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT