News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Sedih! Wanita Haid Boleh Hadiri Shalat Id, Ini Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah

Wanita haid tetap boleh hadir saat Shalat Id? Simak penjelasan Khalid Basalamah tentang anjuran dan hikmah hari raya Idul Fitri.
Jumat, 20 Maret 2026 - 14:49 WIB
Ilustrasi Shalat Id di Lapangan
Sumber :
  • ANTARA

tvOnenews.com - Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha merupakan momen penuh kebahagiaan bagi umat Islam di seluruh dunia.

Di hari tersebut, umat Islam dianjurkan untuk menunjukkan rasa syukur dan kegembiraan setelah menjalankan ibadah besar, seperti puasa Ramadhan maupun ibadah kurban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, sering muncul pertanyaan di kalangan muslimah, khususnya yang sedang haid, apakah mereka tetap boleh menghadiri pelaksanaan Shalat Id?

Pertanyaan ini dijawab oleh Ustaz Khalid Basalamah dalam salah satu kajiannya.

Ia menegaskan bahwa wanita yang sedang haid tidak perlu bersedih, karena tetap dianjurkan untuk hadir dalam perayaan Shalat Id, meskipun tidak ikut melaksanakan shalatnya.

Menurut Ustaz Khalid, dua hari raya dalam Islam merupakan waktu yang sangat dianjurkan untuk menampakkan kebahagiaan.

Idul Fitri menjadi simbol kemenangan setelah umat Islam menyelesaikan ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan.

Ia menjelaskan bahwa Rasulullah SAW memberikan contoh nyata dalam merayakan Idul Fitri, yakni dengan makan terlebih dahulu sebelum berangkat Shalat Id.

Ustaz Khalid Basalamah
Ustaz Khalid Basalamah
Sumber :
  • YouTube

Hal ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa puasa telah berakhir dan umat Islam kembali diperbolehkan makan di pagi hari.

“Kalau Idul Fitri kegembiraan karena kita telah menyelesaikan kewajiban puasa Ramadhan selama sebulan,” jelasnya.

Sementara itu, pada Idul Adha, terdapat perbedaan sunnah. Rasulullah SAW justru tidak makan sebelum Shalat Id, dan baru menyantap makanan setelah pelaksanaan shalat, biasanya dari hasil daging kurban.

Dalam penjelasannya, Ustaz Khalid menekankan bahwa Rasulullah SAW menganjurkan seluruh umat Islam untuk menghadiri Shalat Id, tanpa terkecuali.

Bahkan, wanita, anak-anak, hingga orang tua dianjurkan untuk keluar rumah dan meramaikan syiar tersebut.

Menariknya, anjuran ini juga mencakup wanita yang sedang haid. Meskipun mereka tidak diperbolehkan melaksanakan shalat, tetap dianjurkan untuk hadir di lokasi Shalat Id.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini karena Shalat Id bukan sekadar ibadah ritual, tetapi juga bagian dari syiar Islam yang memperlihatkan kekuatan iman dan kebersamaan umat.

Kehadiran umat Islam dalam jumlah besar menjadi simbol persatuan dan ketakwaan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT