GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Biadab, Seorang Ayah di Merangin Jambi Tega Cabuli Anak Kandungnya Sendiri di Kebun Sawit

Pelaku H (46) diamankan ke Polres Merangin setelah adik tersangka yang bernama HL (39) melaporkan aksi bejad pelaku ke Mapolres Merangin karena telah mencabuli korban MPS (13) yang merupakan keponakannya sendiri.
Selasa, 30 April 2024 - 16:40 WIB
Pelaku diamankan Tim Satreskrim Polres Merangin
Sumber :
  • Darlianto

Merangin, tvOnenews.com - Seorang ayah di Kecamatan Tabir Ilir, Kabupaten Merangin, Jambi, hampir menjadi bulan-bulanan warga usai melakukan pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri di dalam kebun sawit.

Pelaku H (46) diamankan ke Polres Merangin setelah adik tersangka yang bernama HL (39) melaporkan aksi bejad pelaku ke Mapolres Merangin karena telah mencabuli korban MPS (13) yang merupakan keponakannya sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awalnya, peristiwa itu diketahui oleh pelapor, saat korban MPS menceritakan kepada pelapor karena sudah tidak tahan lagi atas ancaman dan dicabuli pelaku, yang terjadi pada hari Jumat (26/4/2024) 08.00 WIB.

Atas keluhan korban kepada pamannya, pelaku langsung diamankan oleh warga ke Kantor Desa, yang kemudian langsung diserahkan ke Polres Merangin untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Kasat Reskrim Polres Merangin, Iptu Mulyono mengatakan saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres Merangin, Jambi.

"Betul, kita telah mengamankan seorang pria paruh baya berinisial H. Pelaku diamankan karena diduga telah melakukan perbuatan cabul kepada anak kandungnya sendiri," kata Kasat Reskrim Polres Merangin, Iptu Mulyono, Selasa (30/4/2024).

Dijelaskan Mulyono, dari hasil pemeriksaan sementara terhadap pelaku, aksi bejad tersebut dilakukan oleh pelaku terhadap anak kandungnya sendiri yang masih di bawah umur sudah berulang kali yakni sejak tahun 2020.

Namun, tambahnya, aksi bejad pelaku terbongkar pada Senin (15/4/2024) sekira pukul 07.00 WIB. Pelaku melancarkan aksi biadabnya pada saat pelaku mengajak korban untuk mencari buah sawit (mencari brondolan sawit) di dalam kebun sawit.

“Perbuatan itu dilakukan sudah lama sejak 2020 yang lalu. Dan terbongkarnya perbuatan pelaku ketika pelaku melancarkan aksinya didalam kebun sawit saat mencari brondolan," tambahnya.

Mulyono mengungkapkan, pelaku H dan korban MPS diketahui hanya tinggal berdua di rumahnya, setelah ibu kandung korban meninggal dunia.

“Dari keterangan, setelah ibu kandung korban meninggal dunia, korban dan pelaku tinggal berdua di rumahnya," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polres Merangin dan tengah ditangani oleh tim penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Merangin, Jambi.

"Untuk ancaman yang kita kenakan, tentang perlindungan anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara," tutupnya. (dar/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Jauh sebelum Red Sparks terpuruk, Megawati Hangestri pernah mencuri perhatian legenda voli Korea, Han Yoo-mi, berkat kemampuan serangan dan teknik tipuannya.
Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Sore hari menjelang waktu berbuka puasa di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, selalu menghadirkan pemandangan yang berbeda selama bulan Ramadan. 
Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Dulu menjadi musuh bebuyutan di octagon, Israel Adesanya kini mendukung Alex Pereira dalam pertarungan perebutan sabuk interim kelas berat di UFC Freedom 250.
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?

Trending

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?
Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi izin SMK IDN Boarding School Bogor dicabut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Simak alasan, polemik legalitas sekolah, dan nasib ratusan siswa terdampak.
Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Mees Hilgers mendadak membawakan kabar gembira kepada John Herdman. Sang pemain Timnas Indonesia kembali absen dari panggilan pada bulan Maret ini.
Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Wali murid SMK IDN Bogor menagih kepastian nasib anak-anak mereka, pascapencabutan izin operasional sekolah oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM).
Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu digadang-gadang jadi bintang Timnas Indonesia tapi malah 'menghilang', mantan striker ini kini aktif sebagai asisten pelatih.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT