News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hendak Beredar di Dua Pulau, Sabu 28,3 Kg Jaringan Internasional Digagalkan Satresnarkoba Polrestabes Medan

Satresnarkoba Polrestabes Medan menggerebek sebuah apartemen di Jalan Gelas Medan, yang diduga dijadikan sebagai tempat penyimpanan narkoba pada Sabtu (13/4/202
Kamis, 18 April 2024 - 15:46 WIB
Petugas perlihatkan barang bukti sabu.
Sumber :
  • Tim tvOne/Bahana

Medan, tvOnenews.com - Satresnarkoba Polrestabes Medan menggerebek sebuah apartemen di Jalan Gelas Medan, yang diduga dijadikan sebagai tempat penyimpanan narkoba pada Sabtu (13/4/2024) lalu. Dalam penggerebekan, petugas menyita 23,8 kilogram sabu dari seorang pria asal Kabupaten Deli Serdang.

Pengungkapan kasus ini, berawal dari adanya informasi yang diperoleh dari masyarakat, perihal gerak-gerik mencurigakan seorang pria berisinial AFS (32) warga Desa Marendal I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku saat itu tengah berada di parkiran sebuah apartemen yang terletak di Jalan Gelas, Kecamatan Medan Petisah. Merespon laporan warga tersebut, Satresnarkoba Polrestabes Medan melalui Unit 3 kemudian bergerak menuju apartemen dan menemukan pelaku hendak memasuki sebuah mobil.

Ketika ditangkap, pelaku mengaku jika di dalam mobilnya terdapat 20 bungkus narkoba yang dikemas ke dalam kemasan teh cina yang beratnya ditaksir mencapai 20 kilogram. 20 bungkus narkoba tersebut, disimpan pelaku dalam dua tas terpisah, dan hendak dibawa pelaku ke Palembang, Sumatera Selatan, untuk diedarkan.

"Setelah ditangkap dan ditemukan 20 bungkus narkotika jenis sabu, pelaku mengaku masih menyimpan beberapa bungkus sabu lagi di kamarnya. Dari pengakuan pelaku, kemudian dilakukan penggeledahan, dan ditemukan 4 bungkus sabu di dalam laci kamar pelaku. Untuk beratnya, setelah kita timbang berat keseluruhan 23,8 kilogram. Kita duga ini berasal dari Malaysia, dan rencananya akan diedarkan ke Palembang dengan rincian 10 kilogram tujuan Palembang, dan sisanya diedarkan di Kota Medan," ungkap Kapolrestabes Medan, Kombes Teddy John Sahala Marbun kepada awak media, Kamis (18/4/2024) pagi.

Ditambahkan Teddy, pihaknya kini tengah mendalami keterangan pelaku, guna meringkus pelaku-pelaku lain yang beberapa diantaranya identitasnya sudah diketahui. Hasil pemeriksaan awal, pelaku juga diketahui bukan kali pertama terlibat dalam kasus narkoba, karena sebelumnya sudah dua kali dihukum penjara dengan kasus serupa.

"Kita masih dalami peran pelaku dalam kasus ini, dan kita tengah mengejar pelaku-pelaku lain yang berkaitan dengan pelaku. Beberapa nama sudah kita ketahui identitasnya, dan ini akan terus kita kejar. Pelaku juga sudah berulang, dan sudah pernah dua kali dipenjara," tandasnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT