News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komentar Airlangga Soal Arah Dukungan Presiden Jokowi: Sudah Gaharu, Cendana Pula, Sudah Tahu, Bertanya Pula

Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartarto memberikan komentar soal arah dukungan Presiden Jokowi dengan sebuah pantun. Diduga kuat arah dukungan Presiden Jokowi t
Sabtu, 27 Januari 2024 - 09:52 WIB
etum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menanggapi soal keberpihakan Presiden Jokowi terhadap salah satu capres.
Sumber :
  • Tim tvOne/Iin Prasetyo

Medan, tvOnenews.com - Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartarto memberikan komentar soal arah dukungan Presiden Jokowi dengan sebuah pantun. Diduga kuat arah dukungan Presiden Jokowi tertuju pada paslon nomor urut 2, Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka.

Airlangga mengatakan bahwa keberpihakan Presiden Jokowi terhadap salah satu paslon sah-sah saja. Justru, kata Airlangga, keberpihakan presiden tidak menyalahi konstitusi dan dijamin hak politiknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Keberpihakan presiden kan itu sesuatu yang dijamin oleh konstitusi dan juga oleh Undang-Undang Pemilu. Jadi, itu bukan hal yang baru," kata Airlangga Hartarto pada kesempatan konsolidasi Partai Golkar se-Sumbagut di Medan, Jumat (26/1/2024) malam.

Tak hanya Presiden Jokowi, Airlangga menguraikan sejarah kepemimpinan nasional di Indonesia dan keberpihakannya terhadap pilihan politik. Sebab, Presiden juga berasal dari partai politik dan tentunya juga berkampanye.

"Dalam sejarah Indonesia mulai dari Bung Karno itu kan dia PNI, kemudian Presiden Soeharto Golkar, Presiden Habibi Golkar, Ibu Megawati PDIP, Gusdur PKB, kemudian Pak SBY Demokrat. Jadi kalau hari ini Pak Presiden Joko Widodo menggunakan hak politiknya dan sesuai dengan konstitusi itu merupakan hal yang dijamin oleh konstitusi, termasuk oleh Undang-Undang Pemilu," jelasnya.

Saat ditanya wartawan ke mana arah dukungan Presiden Jokowi, Airlangga pun tak menjawab gamblang. Ia merasa semua orang sudah tahu capres mana yang dikampanyekan Presiden Jokowi. Namun, seperti diketahui, Presiden Jokowi merupakan kader Partai PDIP, tapi arah dukungannya diduga kuat bukan kepada capres yang diusung oleh partai yang diketuai oleh Megawati itu.

Diketahui pula, cawapres nomor urut 2, Gibran, merupakan anak dari Presiden Jokowi, sehingga ia tentu akan mendukung putranya itu. Padahal, Gibran sudah drop out dari PDIP. Airlangga pun menanggapi hal ini sebagai sesuatu yang wajar. Begitu juga saat ditanya terkait ke mana sebenarnya arah dukungan Presiden Jokowi, Airlangga menganggap publik pun sudah tahu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sudah gaharu, cendana pula, sudah tahu, bertanya pula," pungkas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu dengan pantun.

Sebelumnya ramai diberitakan terkait pernyataan Presiden Jokowi yang berpihak terhadap salah satu capres 2024. Kata dia, presiden boleh berkampanye dan memihak kepada salah satu capres.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT