GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Para Dokter Spesialis Mogok Bikin RSUD Subulussalam Aceh Lumpuh, Puluhan Pasien Dipulangkan

Belasan dokter spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Subulussalam, Aceh, gelar aksi mogok menuntut Pemerintah Kota Subulussalam membayarkan gaji dan insentif.
Selasa, 2 Januari 2024 - 18:34 WIB
Rapat mendadak anggota DPRK dengan manajemen RSUD, dokter spesialis, dan Pemko Subulussalam
Sumber :
  • Rony

Subulussalam, tvOnenews.com - Belasan dokter spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Subulussalam, Aceh, gelar aksi mogok menuntut Pemerintah Kota Subulussalam membayarkan gaji dan insentif para tenaga kesehatan dan tenaga pendukung.

Menurut Dokter M Arif, sebagai perwakilan para dokter spesialis yang mogok kerja, aksi mogok ini dilakukan karena insentif, honor, dan gaji tenaga medis serta tenaga pendukung, sudah 4 bulan tak dibayarkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebenarnya ini buah simalakama, kami lakukan sayang pasien, tapi kalau tidak kami lakukan rasanya juga tidak mungkin perawat-perawat kami itu bekerja dengan beban dan tekanan yang hebat itu tidak dibayar,” kata Arif.

Selain para tenaga medis, seperti dokter spesialis, dokter umum, perawat, dan bidan, tenaga pendukung seperti cleaning servise, gizi, dan tenaga pendukung lainnya juga belum digaji.

"Komitmen kami, bahwa apapun ceritanya kami akan kembali mulai aktif jika honor, nakes, tenaga medis penunjang, dan tenaga penunjang lainnya itu dibayarkan, karena ini bukan masalah yang baru hari ini,” tegas Arif.

Imbas aksi mogok ini, nyaris seluruh pelayanan poli di RSUD ini ditutup, sekitar 50 pasien yang datang hendak berobat pun disuruh pulang, hingga RSUD pun sepi pasien.

Aksi mogok ini mengundang reaksi para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Subulussalam, sedikitnya 8 anggota DPRK mendatangi rumah sakit dan melakukan rapat mendadak dengan pihak RSUD dan para dokter spesialis yang melakukan aksi.

Dalam audiensi, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kota Subulussalam, Sairun, menyebutkan, pembayaran gaji ini tertunda karena defisit yang tengah dialami Kota Subulussalam, sehingga pihak pemerintah tak mampu membayar karena ketiadaan uang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena anggaran kita defisit memang berimbas, tapi karena tadi ditanyakan kenapa tidak ada skala prioritas, tentu ini adalah ranahnya keuangan, saya pikir silahkan DPR melakukan pansus ke keuangan,” jawab Sairun.

Jawaban Sairun ini sempat membuat pihak DPRK berang, ketegangan terjadi dan aksi saling teriak antara DPRK dan pihak Pemko, sebab menurut pihak DPRK anggaran untuk RSUD sudah disahkan dalam rapat paripurna dewan untuk dibayarkan full 12 bulan, sehingga tidak ada alasan pemerintah untuk tidak membayarkan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT