News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polda Lampung Gagalkan Pengiriman 30 Kg Sabu dari Medan ke Tangerang oleh Kurir Aceh

Polda Lampung berhasil menggagalkan pengiriman 30 kilogram narkoba jenis sabu dari Medan ke Tangerang, dengan dua tersangka kurir Aceh yang diduga terlibat.
Jumat, 15 September 2023 - 11:17 WIB
Direktorat Narkotika Polda Lampung berhasil ungkap kasus sabu seberat 30 kilogram.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Puji

Lampung Selatan, tvOnenews.com - Direktorat Narkotika Polda Lampung sukses mengungkap kasus narkotika jenis sabu seberat 30 kilogram. Dalam operasi ini, pihak kepolisian berhasil menangkap dua warga Aceh yang diduga sebagai kurir narkotika.

Menurut Kombes Pol Erlin Tangjaya, Direktur Narkoba Polda Lampung, keberhasilan ini berawal saat petugas mencurigai sebuah kendaraan minibus yang dikendarai oleh dua tersangka berinisial MH dan MS, keduanya merupakan warga Aceh. Kendaraan ini hendak menyeberang dari Kawasan Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, menuju Pelabuhan Merak, Banten.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Petugas yang mencurigai kendaraan tersebut melakukan pemeriksaan di Area Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni. Hasilnya, ditemukan 30 bungkus besar narkotika jenis sabu, yang tersimpan dalam kemasan teh China, di dalam bagian tubuh kendaraan tersebut.

"Saat dilakukan penggeledahan, kami menemukan 30 bungkus besar narkoba jenis sabu dalam kemasan teh China yang disimpan pelaku di dalam body kendaraan," Kombes Pol Erlin menjelaskan, Kamis (14/9/2023).

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, kedua tersangka mengaku bahwa barang haram tersebut merupakan titipan dari seseorang yang merupakan warga Medan, Sumatera Utara, yang tidak mereka kenal. Kedua tersangka diminta mengantarkan 30 paket narkoba tersebut ke wilayah Tangerang, Banten.

"Mereka diberi upah sebesar Rp12 juta, dan sebelum penangkapan, sejumlah Rp5 juta sudah dibayarkan kepada mereka. Sisanya akan dibayarkan setelah barang sampai ke tempat tujuan. Diduga, pesanan ini berasal dari dalam lapas," jelas Kombes Erlin.

Mengenai keterkaitan keduanya dengan jaringan narkotika yang sebelumnya diungkap oleh Mabes Polri, Polda Lampung menyatakan bahwa kedua tersangka ini berbeda dari tersangka sebelumnya. Namun, penyelidikan masih berlangsung terkait kemungkinan keterlibatan mereka dalam jaringan khusus, yang saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

Polda Lampung menghadapi tantangan dalam penyelidikan ini, karena jaringan ini tampaknya terputus. Keduanya tidak mengenal pemesan barang dari Medan yang harus mereka antar ke Tangerang. Polisi masih mencurigai bahwa pemesan barang ini mungkin berada di dalam penjara, dan kemungkinan besar terlibat dalam jaringan internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua pelaku dijerat dengan pasal yang berlapis dalam undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman pidana mati atas perbuatan mereka.

(puj/fna)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT