News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bersihkan Sampah di Bendungan Sungai Sei Lepan Langkat, Korban Ditemukan Tewas Terseret Arus

AKP Yudianto mengatakan bahwa peristiwa terseretnya korban di arus sungai Sei Lepan ini terjadi pada Selasa (5/9/2023) siang saat korban membersihkan sampah yang tersangkaut di bendungan.
Kamis, 7 September 2023 - 13:58 WIB
Sungai Sei Lepan.
Sumber :

Langkat, tvOnenews.com - Setelah sempat terseret arus air Sungai Sei Lepan saat membersihkan sampah dari bendungan sungai, seorang warga, Edi Sutiono (30) warga Dusun VI Desa Lama, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, akhirnya ditemukan tim gabungan dalam keadaan tewas. Hal ini disampaikan Kasi Humas Polres Langkat, AKP Yudianto saat dikonfirmasi awak media, Rabu (6/9/2023).

AKP Yudianto mengatakan bahwa peristiwa terseretnya korban di arus sungai Sei Lepan ini terjadi pada Selasa (5/9/2023) siang saat korban membersihkan sampah yang tersangkaut di bendungan yang berada di Dusun Sidomulyo, Desa Harapan Baru, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Peristiwa ini berawal saat korban terseret arus sungai saat membersihkan sampah di bendungan. Kemudian Kadus 1 Sidomulyo Desa Lama menghubungi pihak Polsek Pangkalan Brandan. Atas laporan tersebut, Kapolsek Pangkalan Brandan, AKP Bram Candra bersama Kanit Reskrim dan anggota langsung  menuju ke TKP," ucap AKP Yudianto. 

Kasi Humas Polres Langkat menjelaskan bahwa dari keterangan saksi bahwa dia bersama korban hendak melaksanakan pembersihan bendungan yang berada di Dusun Sidomulyo, Desa Harapan Baru, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat. Kemudian pada saat pembersihan saksi mendengar korban meminta tolong dan seketika saksi tidak melihat korban lagi.

“Saat sedang melakukan pembersihan di bendungan kemudian terdengar suara korban minta tolong dan tidak lama menghilang dari pandangan dan korban kembalibmuncul dari celah-celah kayu serta terbawa arus sungai dan melewati bendungan tersebut. Kemudian saksi memanggil temannya untuk meminta pertolongan. Namun kedua saksi melihat korban sedang berada di tengah sungai, setelah itu saksi melompat ke sungai berusaha membantu korban, namun tidak terlihat lagi dan kemungkinan tenggelam di aliran sungai Sei Lepan," jelas Kasi Humas Polres Langkat.

Setelah mendengar penjelasan dari para saksi, lanjut AKP Yudianto, Kapolsek Pangkalan Brandan, AKP Bram Candra beserta personel berkoordinasi dengan Forkopincam, Yon 8 Marinir dan Satpol Airud Polres Langkat guna untuk pencarian korban yang terbawa arus sungai Sei Lepan.

"Setelah mendengar keterangan dari para saksi,  Kapolsek Pangkalan Brandan beserta personil langsung berkoordinasi dan akhirnya dengan menggunakan perahu warga, perahu Tim Sar dan BPBD dengan cara mengobok- obok sekitar TKP bisa menemukan mayat korban pada Rabu (6/9/2023) sekira pukul 02.14 WIB," sambung Kasi Humas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah ditemukan, mayat korban kemudian dievakuasi ke perahu warga dan selanjutnya dibawa ke tepi sungai dan diangkat menggunakan tandu milik Puskesmas Sei Lepan untuk diperiksa oleh tim medis yg berada di TKP hingga akhirnya diserahkan ke pihak keluarga.

Petugas juga menemukan barang bukti satu buah senso, satu buah parang, satu buah tas sandang warna coklat milik korban dan dibawa ke Mapolsek. (tht/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT