News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seekor Harimau Sumatera Ditangkap Kembali, Ini Penjelasan Kepala Balai Besar TNGL

Petugas gabungan dari Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam Sumatera Utara (BKSDA), Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL), dan Kementerian Lingkung
Selasa, 19 Maret 2024 - 13:45 WIB
Salah satu harimau sumatera yang dilepasliarkan ke kawasan TNGL 6 Maret 2024 lalu.
Sumber :
  • Tim tvOne/Tim tvOne

Medan, tvOnenews.com - Petugas gabungan dari Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam Sumatera Utara (BKSDA), Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL), dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), menangkap kembali harimau sumatera yang dilepasliarkan pada 6 Maret 2024 lalu. Tindakan itu dilakukan menyusul peristiwa dua petani di Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, yang diserang harimau hingga mengalami luka serius.

“Langkah penangkapan tersebut diambil demi menyelamatkan dan memberi rasa aman kepada warga dan demi menyelamatkan HS (harimau sumatera) dari ancaman manusia,” kata Kepala BBTNGL, Ujang Mamat Rahmat, Selasa (19/3/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, Mamat Rahmat belum mengetahui secara rinci nama harimau sumatera yang telah ditangkap, mengingat ada dua harimau yang dilepasliarkan oleh kementerian pada awal Maret lalu, yaitu Beru Situtung dan Ambar Goldsmith.

“Saya belum mendapat lapiran nama HS (harimau sumatera) yang ditangkap karena banyak juga HS yag ada di dalam kawadan TNGL,” jawab Kepala BBTNGL singkat.

Pascapelepasliaran dua harimau sumatera itu, Mamat mengaku kalau pihaknya telah melakukan langkah mitigasi, yaitu dengan memantau pergerakan harimau dan mengimbau kepada warga agar tidak melakukan aktivitas ilegal di dalam kawasan TNGL.

“Kami mengimbau agar mulai saat ini segera stop perambahan hutan, stop illegal logging, stop berburu satwa liar, stop melepaskan ternak dan anjing ke dalam hutan agar tidak memancing datangnya si Raja Hutan serta stop aktivitas ilegal lainnya. Raja hutan bisa marah jika rumah dan makanannya diganggu oleh manusia,” tutup Mamat Rahmat. 

Sebelumnya, pada Sabtu 16 Maret 2024 lalu, beredar video di media sosial yang memperlihatkan seekor harimau sumatera ditangkap. Menurut Camat Sei Lepan, M Iqbal Ramadhan mengatakan, harimau yang berhasil ditangkap itu bernama Beru Situtung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Alhamdulillah tadi sore satu ekor harimau sumatera yang diketahui atas nama Beru Situtung sudah berhasil masuk perangkap petugas dan ditembak bius," ucap Camat Sei Lepan.

Diduga satu dari dua harimau yang dilepasliarkan itu menyerang dua warga yang sedang beraktivitas di dalam kawasan TNGL. Para korban adalah Jeremia Ginting dan Muhamad Ikhwan Sembiring. Beruntung keduanya berhasil menyelamatkan diri, dan kini masih menjalani perawatan akibat luka gigitan harimau sumatera. (wna)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT