News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menyedihkan, 4 Bersaudara di Simalungun Lumpuh Layu Sejak Lahir, Kapolres Beri Bantuan

Nasib malang dialami oleh seluruh anggota keluarga miskin yang berada di Jalan Hati Rongga, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, yang hidup
Kamis, 31 Agustus 2023 - 19:52 WIB
Personel dari jajaran Polres Simalungun saat mengunjungi rumah satu keluarga yang lumpuh.
Sumber :
  • Tim tvOne/Daud Sitohang

Simalungun, tvOnenews.com - Nasib malang dialami oleh seluruh anggota keluarga miskin yang berada di Jalan Hati Rongga, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, yang hidup dalam kondisi menyedihkan.

Terdapat empat orang anak dalam satu keluarga ini mengalami lumpuh layu sejak balita. Hidup keluarga yang tergolong pas-pasan ini terpuruk dalam kemiskinan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pantauan di rumah keluarga ini pada Kamis (31/8/2023) siang, keempat anggota keluarga dari pasangan suami istri Suratmi dan almarhum Mujiman ini mengalami cacat mental dan kelumpuhan sejak lahir. 

Adalah Suratmi, ibu kandung dari keempat bersaudara lumpuh layu ini  dibantu putri sulungnya. Sukasih. Setiap hari harus mengurus keempat anaknya yakni Suwito, Anja, Adi, dan Rian. Anak tertua berusia 40 tahun.

Kelumpuhan membuat keempat anaknya tidak dapat menggerakkan tangan dan kaki mereka secara sempurna, apalagi tubuh mereka. Untunglah mereka tetap dapat makan dan minum dengan cara disuap meskipun tidak selancar manusia normal lainnya.

Kapolres Simalungun AKBP Ronald Fc Sipayung, untuk kedua kalinya kembali datang menyambangi rumah keluarga ini. Ia bersama sejumlah jajaran Polres  Simalungun kemudian mendatangi kediaman keluarga ini dan memberikan bantuan berupa sembako, dan materi guna memenuhi kebutuhan keluarga ini.

Selanjutnya, Kapolres Simalungun yang didampingi Kasat Reskrim AKP Rachmat Ariwibowo dan Tim Dokkes Polres Simalungun juga melakukan pemeriksaan kepada empat anak yang lumpuh sejak bayi dan memberikan pengobatan.

“Tim Dokkes Polres Simalungun akan terus memantau perkembangan kesehatan keempat anak laki-laki yang lumpuh layu. Selain itu akan berkoordinasi dengan Dokkes Sumut untuk pengobatan lanjutan terhadap keempat anak tersebut,” ungkap Ronald.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita akan tetap terus menggalakkkan kegiatan berbagi kasih ini, guna memberikan  bantuan kepada warga yang membutuhkan, dengan langsung berkunjung ke rumah-rumah warga sesuai dengan arahan dari Bapak Kapolda Sumatera Utara”, tambah Ronald kembali.

Di tempat yang sama, Sukasih, kakak sulung dari keempat bersaudara yang lumpuh layu ini menceritakan bahwa kondisi keempat adiknya, sebelumnya lahir dalam kondisi normal. Namun memasuki usia tiga bulan, pertumbuhan fisik keempat saudaranya  ini berbeda dan tidak seperti anak-anak seusianya. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT