News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ahmad Zairi Hasibuan Bocah 5 Tahun Penderita Tumor Ganas asal Kabupaten Padang Lawas Butuh Bantuan Pemerintah

Tiga bulan Ahmad Zairi Hasibuan bocah 5 Tahun penderita tumor ganas pada bagian mata dan muka di Kabupaten Padang Lawas (Palas), nyaris tidak mendapat perhatian dari pemerintah kabupaten Padang Lawas (Palas), meski kondisinya sudah cukup parah saat ini.
Senin, 21 Agustus 2023 - 08:02 WIB
Ahmad Zairi Hasibuan Bocah 5 Tahun Penderita Tumor Ganas
Sumber :
  • Tim TvOne/ Irvan

Padang LawastvOnenews.com - Tiga bulan Ahmad Zairi Hasibuan bocah 5 Tahun penderita tumor ganas pada bagian mata dan muka di Kabupaten Padang Lawas (Palas), nyaris tidak mendapat perhatian dari pemerintah kabupaten Padang Lawas (Palas), meski kondisinya sudah cukup parah saat ini.

Ahmad Zairi Hasibuan warga desa Sibual Buali Kecaman Ulu Barumun Kabupaten Padang Lawas itu dikabarkan sudah lebih dari Tiga bulan menahan seranganTumor ganas di bagian mata dan mulut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasangan suami istri Adi Umroh Hasibuan yang pekerjaan nya hanya kuli bangunan dan Nur Ani Harahap seorang ibu rumah tangga (IRT) saat dijumpai tvOnenews.com di rumah keluarganya di desa Paringgonan, Minggu (20/08/23) mengaku sangat miris ketika milihat kondisi penyakit anak satu satu nya itu semakin hari semakin parah. 

Adi mengakui awal mula penyakit anak tunggalnya  nya itu datang, sempat di bawa ke RSUD Sibuhuan dengan pengobatan jalur umum tanpa mengunakan BPJS, akibat keterbatasan kemampuan biaya, perawatan tersebut terhenti karena pihak keluarga sulit mendapatkan uang untuk melanjut kan perawatan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.ungkab Adi.

"Kami hanya keluarga miskin, jadi untuk biaya perawatan anak kami tidak mampu,dan menunggu BPJS dulu sedang dalam pengurusan, kami juga berharap adanya segera  bantuan dari pemerintah untuk penanganan kesehata. Anak kami " Jelas Adi.

Saat ini kondisi bocah penderita tumor ganas di bagian mata  sudah menjalar ke bagian seluh muka hingga ke mulut, sehingga bocah 5 tahun tersebut mengalami penurunan kesehatan di akibatkan usupan gizi yang kurang akibat kondisi mulut sudah tidak seperti biasanya, seluruh badan sudah terlihat kurus dan di kawatirkan akan berdampak juga ke gizi buruk. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tempat terpisah Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos ) kabupaten Padang Lawas M.Indra Leo Hasibuan, saat di konfirmasi wartawan mengakui setelah pihaknya sekitaran dua minggu yang lalu mendapat informasi kondisi Ahmad Zairi Hasibuan 5 Tahun bocah warga desa Sibual Buali mengalami tomur ganas di bagian mata, Kini pihaknya sudah menangani pengurusan BPJS untuk penaganan pengobatan bocah tersebu,

"insya Allah  dalam waktu dekat  bocah tersebut akan di bawak ke rumah sakit untuk di rawat, karna kami sudah mengurus BPJS bocah malang tersebut " Terang Leo (irv/cai)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT