News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kecelakaan Minibus vs Kereta Api: Dua Orang Tewas dan Korban Lainnya Kritis di Tebing Tinggi

Kejadian tabrakan minibus dan kereta api di Tebing Tinggi, Sumatera Utara. dua tewas, dua kritis. Perlunya palang perlintasan. Penyelidikan masih berlangsung.
Kamis, 17 Agustus 2023 - 10:22 WIB
Kendaraan yang ringsek ditabrak kereta api di Tebing Tinggi.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Daud

Tebing Tinggi, tvOnenews.com - Sebuah peristiwa tragis terjadi di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, ketika sebuah minibus bertabrakan dengan kereta api penumpang di perlintasan tanpa palang pintu. Insiden ini terjadi di Jalan Lama, Kelurahan Tanjung Marulak Hilir pada hari Rabu, (16/8/2023).

Berdasarkan informasi yang diperoleh langsung dari lokasi kejadian, kecelakaan ini bermula ketika sebuah minibus yang membawa empat penumpang hendak menyeberangi rel kereta api di lokasi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dugaan kuat muncul bahwa kurangnya rambu dan palang pintu pembatas menjadi penyebab terjadinya kecelakaan ini. Pengemudi minibus tampaknya kurang memperhatikan kecepatan kereta api yang sedang melintas dari arah Kisaran menuju kota Medan.

Tak lama kemudian, kecelakaan tak terhindarkan. Minibus tertabrak dan terseret sepanjang lima puluh meter dari lokasi kejadian. Akibatnya, minibus mengalami kerusakan parah dan dua penumpang meninggal di tempat kejadian, sementara dua penumpang lainnya mengalami kondisi kritis akibat benturan yang keras.

Warga sekitar segera memberikan pertolongan dan mengangkut kedua penumpang yang mengalami kondisi kritis ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Salah seorang saksi mata, E. Sipahutar, yang berada di lokasi kejadian, menjelaskan bahwa sebelum kecelakaan terjadi, minibus sudah melintasi perlintasan rel. Namun, karena ada sesuatu yang tertinggal, minibus tiba-tiba berputar arah dan kembali melintasi rel. Saat itulah kecelakaan tidak dapat dihindari.

"Awalnya mereka sudah melewati, tapi tiba-tiba mobil memutar arah dan kembali melintasi rel. Diduga pengemudi kurang memperhatikan kereta api yang melintas dengan kecepatan tinggi, sehingga tabrakan tak dapat dihindari," kata Sipahutar.

Seorang warga lain, Pahala Sitorus, juga mengungkapkan bahwa insiden tabrakan antara kereta api dengan kendaraan di lokasi tersebut telah terjadi berkali-kali sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kecelakaan serupa sudah terjadi berkali-kali di sini. Oleh karena itu, kami mengharapkan pihak terkait segera memasang palang perlintasan di lokasi ini, agar tragedi serupa tidak terulang lagi," ujar mantan Anggota DPRD Tebing Tinggi ini.

Saat ini, dua penumpang masih dirawat di Rumah Sakit Chevani Kota Tebing Tinggi. Diduga bahwa penumpang minibus termasuk Pendeta Gereja HKBP Tebing Tinggi, pengemudi, serta dua mahasiswa yang baru saja menyelesaikan ujian.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT