News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Miris! Tegur Siswa Merokok, Guru SMA di Bengkulu Dianiaya Wali Murid Hingga Penglihatanya Rusak

Seorang guru SMA di Kkabupaten Rejang Lebong Bengkulu jadi korban penganiayaan oleh orang tua murid hanya karena beri peringatan tidak merokok
Jumat, 4 Agustus 2023 - 05:15 WIB
Guru SMA berinisial Z (58) di Kab. Rejang Lebong Bengkulu, harus kehilangan penglihatanya, usai diketapel oleh orang tua murid
Sumber :
  • Tim tvOne/Fery Yustika

Jakarta, tvOnenews.com - Viral sebuah video seorang guru SMA berinisial Z (58) di Kab. Rejang Lebong Bengkulu, yang harus kehilangan penglihatanya, hanya karena menegur anak didiknya yang ketahuan merokok di belakang sekolah.

Kerusakan bola mata sebelah kanan sang guru SMA berinisial Z tersebut, karena terkena ketapel orang tua pelaku yang tak terima anaknya ditegur sang Guru, karena kedapatan merokok di belakang sekolah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut saksi mata, Arya Gandi, selaku penjaga sekolah mengungkapkan, kejadian berawal saat korban mendapati anak pelaku tengah merokok. Lalu, guru Z mencoba menegur tindakan anak pelaku yang merupakan siswa didiknya.

"Pak guru menghukumnya dengan cara ditendang. Lalu tak terima dengan perlakuan sang guru, orang tua korban datang ke sekolah dengan membawa senjata tajam dan ketapel."

Kejadian tersebut pun dibenarkan Kapolres Rejang Lebong. Menurutnya, kerusakan mata guru Z lantaran terkena ketapel oarng tua murid yang kedapatan merokok di lingkungan sekolah.  

"PD adalah anak dari AJ (45) yang menganiaya Zaharman menggunakan ketapel hingga mengenai bola mata Z 

Sontak ulah orang tua pelaku yang dinilai tak berprikemanusian tersebut menjadi bulan-bulanan nitizen. Menurut mereka, tindakan orang tua pelaku tidak beradab.

“Penjarakan wali muridnya, DO dan Blacklist anaknya dari sekolah, biar jadi pelajaran buat yang lainnya.” Tulis Denantadiana pada kolom komentar dalam video yang diunggah instagram Net2netnews, Kamis (3/8/2023)

“Orang Tuanya aja gak bener, pantes anakya gak bener, buah jatuh gak jauh dari pohonnya,” tulis yuli_fayruz

“Anak = representasi Ortu, Ada apa dengan adab dan etika belakangan ini? Katanya revolusi mental?”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Akibat embel-embel sekolah gratis, jd memandang rendah guru dan adab yg diajarkan guru.” Tulis gunwd.

“Byk org tua yang tidak mendidik adab & attitude anak sedari kecil soalnya tak ada Ig adab, sopan santun cium tangan dr kecil ke guru & org tua pun tdk begitu di gunakan. Jaman di cium tangan ke jidat skr cium tangan ke pipi sy aja bingung siapa yg pertama x ngajarin hal tersebut." Jelas nitizen lainya dalam sebuah kolom komentar.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT