News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPRD Sumut Minta Pertamina Segera Atasi Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Sumatera Utara

Kelangkaan Gas LPG berukuran 3 Kg di sejumlah Kabupaten dan Kota di Sumatera Utara, sejak seminggu terakhir justru sangat dikeluhkan masyarakat, khususnya para
Rabu, 26 Juli 2023 - 14:34 WIB
Petugas Kemanaan Berjaga di Gedung DPRD Propinsi Sumatera Utara
Sumber :
  • Tim TvOne/Zulfahmi

Medan, tvOnenews.com - Kelangkaan Gas LPG berukuran 3 Kg di sejumlah Kabupaten dan Kota di Sumatera Utara, sejak seminggu terakhir justru sangat dikeluhkan masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga.

Selain LPG 3 Kg sulitnya temukan di pasaran, harga LPG 3 Kg saat ini malah tidak sesuai dengan harga yang ditentukan oleh pemerintah yakni melonjak naik mencapai Rp21.000 pertabung ditingkatan Pengecer.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi keluhan masyarakat atas kelangkaan LPG 3 Kg tersebut, DPRD Sumatera Utara ikut angkat bicara dan mendesak PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut segera mengatasi kelangkaan gas LPG 3 Kg beberapa wilayah di Sumut, guna mengurangi keresahan masyarakat.

Hal itu ditegaskan Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting mengatakan, kelangkaan Gas LPG berukuran 3 Kg segera di atasi oleh pihak PT Pertamina, sebab Gas LPG 3 Kg ini merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat kecil.

"Gas 3 Kg ini adalah kebutuhan utama bagi masyarakat bawah, baik rumah tangga maupun usaha mikro kecil dan menengah, saya mendesak agar PT Pertamina segera mensuplay kebutuhan masyarakat secepatnya, pastinya jangan sampai terjadi kembali kelangkaan Gas LPG 3 kg tersebut," kata Baskami Ginting, Rabu (26/7/2023) di gedung DPRD Sumut.

Baskami mengingatkan PT Pertamina Patra Niaga Sumbagut jangan sampai masyarakat merasa susah mendapatkan gas "simelon" ini, karena tidak ada persediaan di lapangan. Jika pun ada, harganya melonjak naik dari Rp16.000 per tabung hingga Rp21.000 per tabung.

Dikatakannya, sesuai banyak pengaduan dari masyarakat, kelangkaan gas LPG ini tidak saja terjadi di Kota Medan, tapi juga terjadi seperti Mandailing Natal, Deliserdang, Binjai dan Kabupaten Langkat.

"Kita terima pengaduan masyarakat, di Sumut sudah ada beberapa daerah yang mengalami kelangkaan termasuk sebagian wilayah di Kota Medan. Perlu ditelusuri, apa penyebabnya. Apakah soal persediaan yang menipis atau ada oknum yang bermain," ucap Baskami yang juga Politisi PDI Perjuangan Sumut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Baskami, PT Pertamina perlu mengetahui sejauh mana alur pendistribusian gas elpiji dari hulu ke hilir hingga ke masyarakat, karena diduga kelangkaan gas ini, akibat tidak mencukupi kebutuhan masyarakat yang mayoritas saat ini telah menggunakan gas LPG 3 Kg.

"Kita meyakini, para agen dan pangkalan tidak ada yang melakukan penyelewengan, apalagi penimbunan maupun pengoplosan. Tapi, memang kebutuhan masyarakat tidak lagi mencukupi, sebab hampir semua masyarakat dan usaha menggunakan gas LPG 3 Kg," sebut Baskami. (zul/haa)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT