News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heboh! Spanduk Gubernur Riau dan Anak Diduga Terima Suap Proyek Payung Mesjid An-Nur Pekanbaru

Gubernur Riau dan anaknya melalui spanduk yang dibentangkan di kantor Kejati Riau, dituduh terima suap proyek payung mesjid. Renovasi proyek sempat terhenti.
Sabtu, 15 Juli 2023 - 09:01 WIB
Spanduk dibentangkan masyarakat di kantor Kejati Riau.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Arifin

Pekanbaru, tvOnenews.com - Gubernur Riau, Syamsuar, dan anaknya, Muhammad Andri, dihadapkan pada tudingan menerima suap sebesar Rp2,5 miliar terkait proyek payung elektrik di Mesjid An-Nur Pekanbaru. Tudingan ini disampaikan oleh masyarakat melalui spanduk yang dibentangkan di kantor Kejati Riau.

Meskipun tudingan tersebut telah mencuat, Syamsuar tidak menganggapnya sebagai masalah. Ia membantah dugaan suap yang dialamatkan kepadanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Spanduk tersebut mencantumkan tulisan, "Diduga Andri, Anak Gubernur Riau, Menerima Suap Rp2,5 Miliar dalam Proyek Payung Mesjid Agung An-Nur."

Selain itu, spanduk tersebut juga menuduh istri Gubernur Riau terlibat dalam korupsi makanan dan minuman di Biro Umum Pemprov Riau, serta memonopoli proyek.

Syamsuar menjelaskan, "Tidak ada yang perlu diluruskan, yang jelas saya dan anak saya tidak melakukan hal tersebut," usai rapat dengan Komisi V DPR RI dan seluruh bupati se-Riau di Kediaman Gubernur Riau.

Syamsuar mengungkapkan bahwa proyek payung tersebut telah selesai dikerjakan. Meskipun mengalami keterlambatan dari jadwal semula, kini payung yang menyerupai payung di Mesjid Nabawi sudah dapat dinikmati.

"Pada Kamis pekan depan, kami akan mengadakan kegiatan 1 Muharram dengan Ustadz Adi Hidayat di Mesjid An-Nur, dan payung tersebut sudah selesai. Kita bisa melihatnya bersama-sama nanti," ujar Syamsuar.

Sebagai informasi, renovasi dan pembuatan payung elektrik di Masjid An-Nur Pekanbaru, Riau, masih belum selesai. Berdasarkan perjanjian kontrak, proyek ini seharusnya selesai pada akhir Desember 2022.

Namun, proyek tersebut terus mengalami penundaan meski telah diberikan perpanjangan waktu dua kali. Kabid Cipta Karya PUPR Riau, Thomas, sebelumnya menyatakan bahwa proyek ini diharapkan selesai sebelum perayaan Idul Fitri 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada saat itu, proyek senilai Rp42 miliar ini seharusnya sudah selesai karena akan digunakan oleh Gubernur Syamsuar untuk salat Id. Namun, proyek tersebut tetap tidak terselesaikan. Akibatnya, Syamsuar melaksanakan salat Id di halaman Kantor Gubernur Riau.

Tidak terselesaikannya proyek semakin terungkap setelah kontrak resmi dibatalkan pada 8 April lalu. Sejak saat itu, semua pekerjaan terhenti dan baru dapat dilanjutkan setelah dilakukan audit oleh Inspektorat Riau.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT