News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buru Pelaku Penganiayaan Polisi, Polda Sumsel Terjunkan Tim Jatanras

Kapolisian Daerah Sumatera Selatan telah menerjunkan anggota Subdit III Jatanras Ditreskrimum untuk memburu pelaku penyerangan terhadap anggota polisi yang seda
Jumat, 14 Juli 2023 - 20:37 WIB
Mapolres Empat Lawang.
Sumber :
  • Tim tvOne/Arwin

Empat Lawang, tvOnenews.com - Kapolisian Daerah Sumatera Selatan telah menerjunkan anggota Subdit III Jatanras Ditreskrimum untuk memburu pelaku penyerangan terhadap anggota polisi yang sedang bertugas.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel, Kombes M Anwar Reksowidjojo, mengatakan saat ini pihaknya telah menerjunkan anggota ke Empat Lawang untuk menangkap pelaku penyerangan terhadap lima anggota Polsek Ulu Musi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ya, anggota Jatanras sudah terjun ke lokasi untuk mem-backup kasus pengeroyokan di Empat Lawang Sumsel," jelas Anwar.

Saat ini, tim gabungan dari Polres Empat Lawang dan Polda Sumatera Selatan (Sumsel) telah menelusuri wilayah tersebut untuk memburu sekelompok orang yang melakukan penyerangan terhadap lima anggota Polsek Ulu Musi, pada 12 Juli 2023 sore sekira pukul 16.00 WIB.

Diberitakan sebelumnya, lima anggota Unit Reskrim Polsek Ulu Musi Polres Empat Lawang diserang orang tak dikenal (OTK) saat hendak melakukan patroli hunting kring serse di wilayah hukum Desa Lubuk Puding, Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang.

Lima anggota polisi yang menjadi korban penyerangan tersebut yakni, Brigpol Daber Kaila, Aipda M Faiz, Bripka M Beni, Briptu Husni Mubarok dan Briptu Sandi Jaya.

"Iya benar, peristiwa penyerangan itu terjadi kemarin sore sekitar pukul 16.00 WIB. Dari TKP, polisi mengamankan barang bukti berupa kayu dan batu yang digunakan warga untuk menyerang polisi," kata Kapolres Empat Lawang, AKBP Helda Prayitno, Jumat (14/7/2023).

Menurutnya, peristiwa itu terjadi saat anggota Unit Reskrim Polsek Ulu Musi melakukan giat patroli hunting kring serse di Desa Lubuk Puding, Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bermula penyerangan itu terjadi ketika kelima anggota Unit Reskrim Polres Ulu Musi melakukan giat partoli. Setelah itu mereka berniat untuk beristirahat di sebuah pondok di Desa Lubuk Puding dan tiba-tiba datang sekelompok massa sekitar 20 orang yang menggunakan motor langsung menyerang anggota dengan melemparkan kayu dan batu," jelas Kapolres Empat Lawang.

Akibat penyerangan ini, Brigpol Daber Kaila, satu dari lima anggota polisi yang melakukan patroli mengalami luka di bagian kepala dan satu buah mobil minibus mengalami rusak berat. (aza/wna)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT