News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jaringan Narkoba di Padangsidimpuan: 4 Orang Terduga Pengedar Sabu dan Ganja Dibekuk Sat Resnarkoba Polres Padangsidimpuan

Polres Padangsidimpuan berhasil menangkap 4 orang yang diduga menjadi pengedar narkoba. Sat Resnarkoba menyita sabu dan ganja beserta barang bukti lainnya.
Sabtu, 24 Juni 2023 - 15:13 WIB
Sat Resnarkoba Polres Padangsidimpuan tangkap 4 orang terduga pengedar Narkoba.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Dedi

Padangsidimpuan, tvOnenews.com - Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut), berhasil menangkap empat terduga pengedar narkoba jenis sabu dan ganja. Penangkapan ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen Polres Padangsidimpuan dalam memerangi peredaran narkotika.

Salah satu terduga pengedar sabu, JS (33), berhasil diamankan di Warung Jalan Mustafa Harahap, Sibulan-bulan, Kelurahan Aek Tampang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan pada Sabtu (17/6/2023) dini hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Satuan Reserse Narkoba Polres Padangsidimpuan telah menerima informasi dari masyarakat mengenai aktivitas transaksi narkoba yang sering dilakukan oleh JS di warung milik warga di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Aek Tampang. Berdasarkan informasi tersebut, tim berhasil menargetkan JS sebagai terduga pengedar.

"Kami telah mengamankan JS seperti yang dilaporkan sebelumnya," ujar AKP Jasama H Sidabutar, SH, Kasat Reserse Narkoba Polres Padangsidimpuan, saat diwawancarai tvOnenews.com pada Sabtu (24/6/2023).

Kasat menjelaskan bahwa selain menangkap JS, pihaknya juga berhasil menyita sejumlah barang bukti. Barang bukti tersebut terdiri dari 12 bungkus plastik klip transparan berisi sabu seberat 1,59 gram, sebuah plastik klip besar kosong, sebuah gunting warna hitam, 6 sendok yang terbuat dari sedotan, dan uang tunai sebesar Rp200 ribu yang diduga hasil transaksi sabu.

Selanjutnya, JS beserta barang bukti telah dibawa ke Markas Polres Padangsidimpuan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Padangsidimpuan juga berhasil menangkap tiga orang pria terkait kasus peredaran narkoba tersebut pada Sabtu (17/6/2023) sore. Ketiga pria tersebut adalah DD (41) yang berasal dari Desa Sabungan Sipabangun, Kecamatan Hutaimbaru, Kota Padangsidimpuan, ALS (39) yang berasal dari Desa Sabungan Julu, Kecamatan Hutaimbaru, dan MAS (51) yang berasal dari Dusun III Aek Lubuk, Desa Parsalakan, Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

Pengungkapan kasus ini dimulai ketika Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Padangsidimpuan menerima informasi dari masyarakat tentang penyalahgunaan narkotika jenis ganja di Jalan Ompu Toga Langit, Kelurahan Losung Batu, Kecamatan Padangsidimpuan Utara. Tim dipimpin oleh KBO Satuan Reserse Narkoba, Ipda Dilwan Iskandar Hasibuan, untuk melakukan penyelidikan.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT