GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Unjukrasa Cabut Omnibuslaw di Medan, Said Iqbal : Menko Perekonomian, 11 Menteri, DPR Pengecut dan Munafik

Ratusan masa dari Partai Buruh dan sejumlah organisasi serikat buruh di Sumatera Utara menggelar unjuk rasa agar mencabut Undang-Undang Omnibuslaw Ciptakerja
Jumat, 23 Juni 2023 - 09:36 WIB
Presiden Partai Buruh Said Iqbal
Sumber :
  • Tim TvOne/Ahmidal Yauzar

Medan, tvOnenews.com - Ratusan masa dari Partai Buruh dan sejumlah organisasi serikat buruh di Sumatera Utara menggelar unjuk rasa agar mencabut Undang-Undang Omnibuslaw Ciptakerja di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Diponegoro, Kecamatan Medan Polonia, Kamis (22/06/2023).

Dalam aksi, Presiden Partai Buruh Said Iqbal hadir dan turun langsung ke jalan melakukan unjuk rasa bersama masa di depan kantor Pemerintah Provinsi Sumut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Said Iqbal mengaku kecewa terhadap Menko Perekonomian dan 11 Menteri serta DPR RI yang tidak hadir dalam sidang Judicial review Undang- Undang Ombibuslaw.

"Kami menyayangkan Menko Perekonomian sebagai otak dari pada pembuat Omnibuslaw Undang-Undang Ciptakerja tidak hadir bersama sebelas menteri lainnya. Bahkan anggota DPR satu pun tidak hadir dipanggil dalam sidang Mahkamah Konstitusi kemarin. Menko Perekonomian dan sebelas Menteri pengecut dan munafik. DPRD munafik," ucapnya.

Said juga mengatakan agar rakyat di Indonesia untuk tidak memilih sembilan partai yang tidak hadir saat sidang Judicial review Undang-undang Ombibuslaw.

"Saya serukan kepada seluruh rakyat indonesia bahwa khusus buruh, petani, miskin kota, miskin desa, buruh migran, pekerja rumah tangga, guru informal, disabilitas, dan anak melenial gen z yang ayah ibunya buruh kelas pekerja jangan pilih 9 partai politik yang ada di parlemen sana termasuk dua partai menolak, kemarin tidak hadir. Beraninya sidang di hotel hotel mewah, beraninya sidang hanya di tempat tempat mewah ada uang saku ada uang yang mereka terima, mereka datang berbondong bondong tapi dalam sidang rakyat di mahkamah konstitusi, mereka pengecut dan munafik tidak ada satupun yang hadir," jelas Iqbal.

Ia juga minta kepada pemerintah untuk segera mencabut Undang-undang Omnibuslaw dan dinyatakan inkonstitusional.

"Kami meminta Mahkamah Konstitusi memastikan agar uji formil yang dilakukan pertai buruh terhadap UU omnibuslaw tetang UU cipta kerja nomor 6 tahun 2023 dicabut dinyatakan tidak berlaku," kata orang nomor satu di Partai Buruh ini.

Disebutkannya Undang-undang omnibuslaw tersebut berisi kepentingan pengusaha bukan kepentingan pekerja bahkan sudah mendapatkan kecaman dan penolakan dari berbagai pihak.

Sehingga pihaknya, yakni Partai Buruh kembali mengajukan gugatan Judical Review tentang Omnibus Law UU Cipta Kerja ke Mahkamah Konstitusi.

"Gugatan Judical Review tersebut diterima oleh Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi dan saat ini dalam proses persidangan, " katanya.

Maka dari itu pihaknyaa menuntut agar Hakim Mahkamah Konstitusi mencabut dan membatalkan Omnibus Law UU "perbudakan" Cipta Kerja.

Segera sahkan RUU Perlindungan Pembantu Rumah Tangga (PPRT) yang "mangkrak" salama 17 tahun di DPR RI.

Tolak Omnibus Law RUU Kesehatan, tolak aturan Parlementary & Presidentary Thersold.

Kami berharap Gubernur Sumatra Utara (Sumut) dan DPRD Sumut maupun pemerintah pusat dan DPR RI mendengar suara rakyat dan mementingkan kepentingan rakyat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau ini tidak dihentikan kami memastikan mogok nasional, dengan 5 juta buruh akan keluar dari pabrik stop produksi, di seratus ribu pabrik  yang ada diprusahaan indonesia, pungkasnya.

Diketahui ini gelombang aksi yang ke-9 yang sudah dilakukan diberbagai Kota Jakarta dua kali - DKI Jakarta, Tangerang - Banten, Bandung - Jawa Barat, Semarang - Jawa Tengah, Surabaya-Jawa Timur, Batam-Kepri dan hari ini di Kota Medan - Sumatera Utara.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ini Kelemahan 3 Calon Lawan Timnas Indonesia FIFA Series 2026

Ini Kelemahan 3 Calon Lawan Timnas Indonesia FIFA Series 2026

Timnas Indonesia di bawah pelatih anyar John Herdman akan menjamu Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts dan Nevis. Secara teknis, masing-masing tim ...
Top 3 Timnas Indonesia: Kepincut Kualitas Jay Idzes, Keuntungan Winger Keturunan Solo Bela Garuda, Kekuatan Saint Kitts and Nevis

Top 3 Timnas Indonesia: Kepincut Kualitas Jay Idzes, Keuntungan Winger Keturunan Solo Bela Garuda, Kekuatan Saint Kitts and Nevis

Top 3 Timnas Indonesia 14 Februari 2026: bek Como berdarah Jakarta buka peluang bela Garuda, Ilias Alhaft kembali masuk radar naturalisasi, dan analisis kekuatan Saint Kitts and Nevis jelang FIFA Series.
Fix, Ini 3 Asisten Pelatih Lokal Timnas Indonesia yang Dampingi John Herdman

Fix, Ini 3 Asisten Pelatih Lokal Timnas Indonesia yang Dampingi John Herdman

Nova Arianto disebut menjadi satu dari tiga pelatih lokal yang dipercaya mendampingi John Herdman di Timnas Indonesia. Saat ini, sudah ada tiga nama yang resmi
Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, alasan utama Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan cabut status tersangka eks calon Wali Kota Palopo, Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka terkait
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

JPU dari Kejaksaan Agung, Feraldy Abraham Harahap mengatakan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023, Riva Siahaan, dituntut 14 tahun penjara,

Trending

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, alasan utama Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan cabut status tersangka eks calon Wali Kota Palopo, Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka terkait
Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

JPU dari Kejaksaan Agung, Feraldy Abraham Harahap mengatakan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023, Riva Siahaan, dituntut 14 tahun penjara,
Perkuat Kemenagan Pemilu 2029, Bahlil Kukuhkan Akademi Partai Golkar

Perkuat Kemenagan Pemilu 2029, Bahlil Kukuhkan Akademi Partai Golkar

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia menghadiri acara Pengukuhan Akademi Partai Golkar dan Sarasehan Perkaderan di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Punya Darah Jakarta, Gelandang Madura United Jordy Wehrmann Siap Dinaturalisasi, Ingin Bela Timnas Indonesia

Punya Darah Jakarta, Gelandang Madura United Jordy Wehrmann Siap Dinaturalisasi, Ingin Bela Timnas Indonesia

Madura United menyambut positif rencana naturalisasi gelandangnya Jordy Wehrmann. Pelatih Madura United Carlos Parreira mengaku menantikan proses tersebut dan -
Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs meminta kasus tuduhan ijazah Jokowi dihentikan usai mendapatkan masukan dari eks Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno dan mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.
Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan satu nama potensial dari Eropa, yakni Lyfe Oldenstam, bek Como Primavera (U-19) yang punya garis keturunan Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT