GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPU Pali Sambut Kedatangan Bendera Kirab Pemilu 2024 dari KPU Muara Enim

KPU Pali menerima bendera kirab pemilu 2024 dari KPU Muara Enim, Sumsel. Mereka akan sosialisasi pemilu dan tetap mengacu pada sistem proporsional terbuka.
Kamis, 8 Juni 2023 - 18:33 WIB
Pawai Kirab Pemilu 2024 di Kabupaten Pali.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Boris

Pali, tvOnenews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pali, Sumatera Selatan, menyambut kedatangan bendera kirab pemilu 2024 dari KPU Kabupaten Muara Enim pada Kamis (08/06/2023). Kegiatan sosialisasi pemilu akan dilaksanakan selama lima hari ke depan oleh KPU Pali. Terkait sistem pemilu yang belum diputuskan oleh Mahkamah Konstitusi (MK), KPU Sumsel tetap akan menerapkan sistem proporsional terbuka. Bupati Pali mengimbau masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan dalam pemilu 2024.

Ketua KPU Kabupaten Pali, Sunario, menyatakan bahwa estafet kirab pemilu 2024 membawa 18 bendera Partai Politik (Parpol) peserta pemilu 2024 dari Kabupaten Muara Enim ke Kabupaten Pali sesuai dengan rute yang ditentukan oleh KPU RI. Kirab pemilu 2024 di Kabupaten Pali berupa sosialisasi pendidikan pemilih, pengenalan bendera parpol, sosialisasi pengecekan Daftar Pemilih Tetap (DPT) melalui aplikasi cekdptonline.kpu.co.id, ajakan untuk memilih pada Rabu 14 Februari 2024, serta penyebaran bahan sosialisasi. Sosialisasi kirab pemilu akan dilakukan selama lima hari, mulai dari 8 Juni hingga 12 Juni 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kegiatan yang kami gelar hari ini adalah bentuk sosialisasi kepada masyarakat mengenai jumlah parpol yang saat ini terdaftar di Kabupaten Pali, yaitu sebanyak 18 partai politik beserta nomor urut parpol. Kami juga memastikan bahwa setiap warga Pali terdaftar dalam DPT. Kirab pemilu 2024 ini merupakan program nasional yang diperintahkan oleh KPU RI kepada seluruh jajaran KPU di daerah," ungkapnya.

Ketua KPU Sumsel, Amrah Muslimin, menjelaskan bahwa pihaknya akan tetap menjalankan putusan Mahkamah Konstitusi terkait sistem pemilu yang akan datang. Saat ini, KPU Sumsel akan menerapkan sistem proporsional terbuka.

"Kami ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa kami tetap menerapkan sistem proporsional terbuka. Mengenai putusan MK apakah akan mengakomodir permohonan penggugat untuk menerapkan sistem proporsional tertutup, itu menjadi hak dan kewenangan MK. Kami yakin MK akan mendengar aspirasi para calon legislatif (caleg). Perlu diketahui bahwa caleg di Indonesia telah mengeluarkan biaya yang cukup besar, lebih dari 300 ribu caleg. Hal ini akan menjadi pertimbangan bagi MK dalam menentukan apakah sistem pemilu akan proporsional tertutup atau terbuka. KPU RI, termasuk KPU Sumsel, siap melaksanakan Pemilu 2024 dengan sistem apapun," jelasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Mantan gelandang Juventus, Miralem Pjanic, menyarankan mantan klubnya untuk membidik Bernardo Silva pada bursa transfer musim panas mendatang jika gagal mengamankan tanda tangan Sandro Tonali.

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT