GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tepis Tudingan Tidak Hormati Pancasila, Ponpes di Bandar Lampung Gelar Upacara Peringati Hari Lahir Pancasila

Ratusan santri penghafal Alquran menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila untuk membantah tuduhan bahwa Ponpes tersebut tidak menghormati Pancasila.
Kamis, 1 Juni 2023 - 16:26 WIB
Pondok Pesantren Riyadhus Sholihin Bandar Lampung,menggelar Upacara Hari Lahir Pancasila.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Puji

Bandar Lampung, tvOnenews.com - Hari ini, tanggal 1 Juni 2023, menjadi momen istimewa di Pondok Pesantren (Ponpes) yatim piatu penghafal Alquran Riyadhus Sholihin Bandar Lampung, Lampung. Para santri merayakan Hari Lahir Pancasila dengan menggelar upacara untuk mengibarkan sang pusaka merah putih.

Ratusan santri Ponpes yatim piatu penghafal Alquran Riyadhus Sholihin Bandar Lampung menggelar upacara bendera untuk memperingati Hari Lahir Pancasila lengkap dengan pembacaan teks Pancasila sebagaimana biasanya dalam upacara protokoler.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada kesempatan ini, santri mengenakan seragam yang mencerminkan identitas kesantrian mereka, yaitu pakaian muslim. Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Ponpes Riyadhus Sholihin berlangsung dengan sederhana namun khidmat.

Muhammad Arsyi, Kepala Bagian (Kabag) Pengajaran dan Bahasa Ponpes Riyadhus Sholihin, menjelaskan bahwa upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Ponpes tersebut diadakan untuk menepis tuduhan bahwa Ponpes tersebut tidak menghormati Pancasila.

"Kami menyadari bahwa ada banyak tuduhan terhadap pondok pesantren di luar sana, yang mengatakan bahwa pondok pesantren tidak menjunjung nilai-nilai Pancasila. Namun, melalui momen Hari Lahir Pancasila ini, kami ingin menyatakan bahwa santri kami lebih Pancasila daripada orang-orang yang menyebut Ponpes kami tidak Pancasila," ujar Muhammad Arsyi usai upacara pada Kamis (1/6/2023).

Muhammad Arsyi juga menegaskan bahwa Ponpes Riyadhus Sholihin, sebagai simbol Islam di Indonesia, ingin menunjukkan bahwa santri-santrinya menerapkan nilai-nilai Pancasila.

"Kami tidak hanya mengamalkan lima sila dalam kehidupan sehari-hari, tetapi dalam pendidikan dan pengajaran kami, kami juga menjelaskan dan menekankan pentingnya panca jiwa dan motto pondok," kata Muhammad Arsyi.

Menurut Muhammad Arsyi, panca jiwa dan motto pondok tersebut menjadi nilai-nilai dan semangat pendidikan bagi para santri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jika ada yang mengatakan bahwa pesantren tidak menjunjung Pancasila, maka kami ingin menegaskan bahwa kami telah menerapkan nilai-nilai Pancasila sebelum nilai-nilai itu diterapkan oleh Kementerian Pendidikan. Penguatan ilmu agama harus disertai semangat kebangsaan dan nasionalisme," tambahnya.

(puj/fna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persija dan Timnas Indonesia Kena Dampaknya, Baru Datang, Mauro Zijlstra sudah Menepi

Persija dan Timnas Indonesia Kena Dampaknya, Baru Datang, Mauro Zijlstra sudah Menepi

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dipastikan mendapat kabar kurang sedap. Salah satu penyerangnya Mauro Zijlstra, mengalami cedera saat memperkuat Persija -
Herdman Dipusingkan Absennya 7 Pilar Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Herdman Dipusingkan Absennya 7 Pilar Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Timnas Indonesia berpotensi tampil tanpa kekuatan penuh pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar 27-30 Maret 2026. Sekitar tujuh pemain berlabel Timnas terancam
Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Perhatian publik Tanah Air musim ini tak hanya tertuju pada kiprah Timnas Indonesia, tetapi juga performa para pemainnya di kompetisi elite Eropa. Di Serie A -
Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Timnas Indonesia akan ambil bagian dalam ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret mendatang. Indonesia bahkan ditunjuk sebagai salah satu tuan -
Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT