News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Inspektorat Pemkot Bandar Lampung Dalami Keterlibatan Majikan Oknum ASN Aniaya Pembantu

Inspektorat Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung telah mendatangi rumah majikan yang menganiaya pembantu di Jalan Pulau Legundi, Gang Kenari, Kelurahan Sukabumi, Bandar Lampung.
Selasa, 30 Mei 2023 - 15:06 WIB
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana saat Diwawancarai Awak Media
Sumber :
  • Tim TvOne/ Pujiansyah

Bandar Lampung, tvOnenews.com Inspektorat Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung telah mendatangi rumah majikan yang menganiaya pembantu di Jalan Pulau Legundi, Gang Kenari, Kelurahan Sukabumi, Bandar Lampung.

Kedatangan Inspektorat Pemkot Bandar Lampung tersebut untuk mendalami perkara dan sanksi terhadap ASN yang diduga ikut menganiaya pembantu tersebut.  

Dimana diketahui penyidik Polresta Bandar Lampung telah menetapkan Suhaidah alias Oma (70) seorang pensiunan guru dan anaknya Septi (35) yang merupakan ASN dilingkungan Pemkot Bandar Lampung.

"Kemarin dari kita sudah kesana ya. Inspektorat kita lagi mendalami kasus yang melibatkan ASN di Lingkungan Pemkot Bandar Lampung," kata Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, Selasa (30/5/2023).

Eva menjelaskan, majikan yang menganiaya pembantu itu dikenal sebagai sosok yang tertutup dan kurang bersosialisasi dengan masyarakat. "Orangnya agak tertutup. Di kantor juga jarang masuk kerja," jelasnya.

Saat ditanya mengenai sanksi terhadap ASN tersebut, Eva mengatakan masih mempelajari dan mendalami kasus itu. "Kita tidak bisa mengambil keputusan secara langsung. Kita pelajari dulu. Kalau ada hal-hal yang melanggar, baru kita ambil keputusan," kata dia.

Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah akan memberikan pendampingan hukum terhadap para ART yang menjadi korban penganiayaan majikan. Untuk mencegah tindakan kekerasan terhadap anak, Pemkot Bandar Lampung telah membentuk 1.260 orang relawan.

Sebelumnya, dua orang ART terpaksa kabur dari tempatnya bekerja dengan cara memanjat pagar rumah. Mereka nekat kabur setelah kerap mendapatkan perlakuan kasar dan penganiayaan dari majikannya.

Kedua korban yakni DL (23) warga Kabupaten Pringsewu yang baru bekerja selama tiga bulan dan DDR (15) warga Kabupaten Pesawaran telah bekerja selama satu tahun di rumah majikannya yang berada di kawasan Jalan Legundi Gang Kenari, Kelurahan Sukabumi, Bandar Lampung.

Selama bekerja di rumah majikannya, korban kerap mendapatkan penganiayaan/ bahkan i pernah ditelanjangi oleh sang majikan karena dianggap berbuat salah. (puj/cai)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT