News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dituding Pegawai Biasa Berharta Raja, Ini Penjelasan Oknum ASN Lapas Medan

Sujani Barus, seorang ASN golongan 3 yang bekerja di Lapas Kelas I Tanjunggusta, membuka suara terkait pemberitaan yang viral di media sosial belakangan ini.
Selasa, 23 Mei 2023 - 17:26 WIB
Lapas Kelas I Tanjunggusta Medan.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Yoga

Medan, tvOnenews.com - Sujani Barus, seorang ASN golongan 3 yang bekerja di Lapas Kelas I Tanjunggusta Medan, membuka suara terkait tudingan yang disebutnya sebagai fitnah dalam pemberitaan yang viral di media sosial belakangan ini. Ia dengan tegas membantah semua isi pemberitaan tersebut, termasuk tudingan bahwa ia telah melakukan monopoli bisnis koperasi kantin di sejumlah Lapas/Rutan dan hidup bergelimang harta.

Sujani Barus menyatakan bahwa ia telah cukup bersabar menanggung dampak dari hal ini. Oleh karena itu, ia mengumumkan niatnya untuk melapor ke Kepolisian Daerah Sumatera Utara atas dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran hoaks.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, salah satu akun Instagram memposting beberapa foto yang menampilkan mobil Alphard, Pajero, serta foto Sujani bersama rekannya. Narasi dalam foto tersebut menyebut 'Hidup Bergelimang Harta, Pegawai Lapas I Medan Lakukan Monopoli Bisnis Koperasi Kantin.'

Sujani Barus menyebut bahwa pihak yang memposting berita viral tersebut adalah seorang oknum berinisial AGG, seorang teman lama Sujani Barus. AGG diduga memiliki motif menakut-nakuti dan memeras.

Sujani Barus curiga bahwa AGG sengaja melakukan hal tersebut. Pada tanggal 29 April 2023, AGG diduga datang dengan sepeda motor dan memotret rumah Sujani Barus. Sujani Barus menunjukkan bukti CCTV yang merekam perbuatan tersebut, yang kemungkinan menjadi bukti penyebaran informasi menyesatkan.

Terkait kepemilikan sejumlah kendaraan mewah yang terlihat dalam foto yang viral, Sujani Barus menjelaskan bahwa mobil Alphard dan Pajero tersebut adalah milik kakak dan orangtuanya. Menurutnya, mobil-mobil tersebut direntalkan oleh kakak dan orangtuanya sebagai usaha keluarga. Sujani menambahkan bahwa selain usaha rental, keluarganya juga memiliki usaha properti dan bahan bangunan sejak tahun 2016.

Sujani Barus mengungkapkan bahwa latar belakang orangtuanya, terutama almarhum Bapaknya, adalah sebagai seorang pengusaha yang memiliki sejumlah showroom sepeda motor dan bisnis jual beli tanah.

Ia menegaskan bahwa semua usaha yang diberikan memiliki pembukuan yang jelas. Uang yang diberikan oleh almarhum Bapak dan Ibu Sujani Barus empat tahun yang lalu memiliki bukti pembukuan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sujani Barus membantah tudingan pemberitaan yang mencoba menggambarkan hidupnya sebagai hidup mewah dan bergaya hedon. Ia menyatakan bahwa meskipun hidupnya mencukupi, ia tidak pernah memamerkan atau hidup dengan gaya mewah. Sebagai seorang ASN biasa dengan satu anak, ia mengikuti instruksi Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly dan Sekjen Kemenkumham Andap Budhi Revianto untuk menjalani pola hidup sederhana, sebagaimana arahan dari Presiden Joko Widodo.

Sujani Barus mengakui bahwa rumah yang diposting dalam akun Instagram tersebut adalah rumahnya. Namun, ia menjelaskan bahwa rumah tersebut dibangun dengan bantuan orangtuanya. Ia menegaskan bahwa informasi yang disebar oleh pemilik akun Instagram tersebut adalah fitnah dan mencemarkan nama baiknya serta Lapas.

Terkait bisnis kantin di Lapas/Rutan, Sujani Barus mengakui bahwa kantin tersebut dikelola oleh kakak dan istrinya. Operasional kantin dilakukan sesuai prosedur yang ada. Pengadaan kantin dilakukan secara transparan melalui rapat anggota koperasi yang diputuskan bersama.

"Kakak dan istri saya yang mengelola kantin. Itu adalah usaha mereka. Saya tidak terlibat dalam hal itu. Saya tidak tahu apa-apa tentang PT yang disebutkan dan ditulis. Ini adalah penjelasan yang saya sampaikan sejujurnya. Saya tidak memiliki andil atau peran, apalagi dituduh memberi suap kepada pihak Lapas dan Rutan," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sujani Barus menambahkan, "Pengadaan kantin dilakukan sesuai prosedur yang ada, secara transparan. Keberuntungan saja yang membuat kakak saya berhasil memenangkan pengadaan tersebut."

Dengan mengemukakan fakta-fakta tersebut, Sujani Barus berharap dapat membantah tudingan dan fitnah yang dialamatkan padanya. Ia berharap masyarakat dapat memahami dan menilai situasi dengan objektif serta mempertimbangkan kebenaran dari sumber berita sebelum menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. (ysa/fna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Kegagalan Timnas Indonesia jadi juara di FIFA Series 2026 justru memicu sorotan luas dari berbagai media luar negeri. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis data terbaru mengenai kepatuhan para penyelenggara negara dalam melaporkan harta kekayaannya. 
Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Setelah periode Ramadan dan Idul Fitri yang menjadi puncak aktivitas e-commerce pada kuartal pertama
Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR RI melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Rabu (1/4/2026). Kegiatan yang
Dukung Transisi Energi, SPKLU Terbesar di Indonesia Ada di Bekasi, Isi Daya Hanya 20 Menit

Dukung Transisi Energi, SPKLU Terbesar di Indonesia Ada di Bekasi, Isi Daya Hanya 20 Menit

Seiring dengan pesatnya adopsi kendaraan listrik di Indonesia, kebutuhan akan infrastruktur pengisian daya yang mumpuni menjadi hal yang krusial. 

Trending

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak menghapus kesan positif di mata dunia. Media Vietnam heran dengan pujian pelatih Bulgaria.
Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi sidak SMA Negeri di Subang, temukan kondisi kotor dan atap rusak. Ia langsung kucurkan Rp20 juta dan beri nasihat tegas soal kreativitas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT