News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heboh Mobil Dinas PU Bandar Lampung Digunakan untuk Pasang Bendera Nasdem, Ini Tanggapan Bawaslu

Sebuah video yang viral menampilkan mobil berplat merah, yang diduga kendaraan dinas ramai diperbincangkan pada Senin (8/5/2023).
Rabu, 10 Mei 2023 - 16:20 WIB
Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung, Candrawansah.
Sumber :
  • Pujiansyah

Bandar Lampung, tvOnenews.com - Sebuah video yang viral menampilkan mobil berplat merah, yang diduga kendaraan dinas ramai diperbincangkan pada Senin (8/5/2023).

Dalam rincian video itu terlihat kendaraan tersebut memasang bendera Partai Nasdem di sejumlah titik yang ada di Kota Bandar Lampung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Video tersebut yang diketahui berdurasi 1 menit 30 detik itu, nampak dua orang yang sedang memasang bendera partai Nasdem dengan mobil dinas bernomor Polisi BE 9950 AZ.

Perekam menyebutkan bahwa pengguna kendaraan tersebut memasang bendera partai di seputaran wilayah Kedaton di Jalan Z.A Pagar Alam, Labuhan ratu, Kecamatan Kedaton, lebih tepatnya di depan KFC Kedaton. 

“Mobil pasang bendera partai, mobil pemerintah ini. Woy pasang bendera partai, punya rakyat mobil ini,” kata perekam video.

Kemudian, orang yang merekam video itu lalu mendekat ke mobil berplat merah itu dan menyebut nomor plat mobil untuk memasang lampu PJU milik Pemerintah Kota Bandar Lampung. 

"BE 9950 AZ. Jangan macem-macem kamu orang, ini mobil pemerintah, mobil rakyat ini. Videoin, gue viralin malam ini," ungkapnya.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bandar Lampung pun angkat bicara terkait video viral tersebut yang digunakan untuk memasang atribut partai politik. 

Bawaslu telah mencari informasi terkait tentang pemasangan atribut partai yang terindikasi menggunakan mobil dinas milik pemerintah kota Bandar Lampung.

"Akan kita panggil, Panwaslu dan masyarakat yang mengetahui hal tersebut," kata Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung, Candrawansah, Rabu (10/5/2023).

Ia menjelaskan Bawaslu akan menanyakan beberapa hal nantinya guna penelusuran lebih lanjut untuk memutuskan siapa yang akan kita minta keterangannya kembali.

“Tentang kepastian instruksi siapa? kok bisa mobil pemerintah daerah memasang atribut partai politik, itulah yang nanti akan kita telusuri,” jelasnya.

Menurutnya, pemanggilan salah satu pejabat ASN ke Bawaslu merupakan suatu teguran yang langsung diberikan oleh Bawaslu.

“Kita panggil ke sini saja merupakan bagian dari teguran,agar ASN tidak main-main dengan politik praktis. ASN kan harus netral, jadi jalankan saja tugas dan fungsi mereka sebagai pelayan dan pengayom masyarakat, jangan sampai mereka ikut serta dalam kemenangan peserta pemilu dan ini harus diwanti-wanti oleh ASN,” katanya.

Ia berpesan kepada ASN untuk tidak ikut dalam politik praktis. 

“Kalau ingin berkontribusi melalui jalur Politik laksanakan saja, mengundurkan diri lalu calonkan saja dirinya ke anggota legislatif atau eksekutif, terjun langsung, jangan bersembunyi di tanggung jawabnya sebagai ASN,” harapnya. (puj/nof)

Heboh Mobil Dinas PU Bandar Lampung Digunakan untuk Pasang Bendera Nasdem, Ini Tanggapan Bawaslu

Bandar Lampung, tvOnenews.com - Sebuah video yang viral menampilkan mobil berplat merah, yang diduga kendaraan dinas ramai diperbincangkan pada Senin (8/5/2023).

Dalam rincian video itu terlihat kendaraan tersebut memasang bendera Partai Nasdem di sejumlah titik yang ada di Kota Bandar Lampung.

Video tersebut yang diketahui berdurasi 1 menit 30 detik itu, nampak dua orang yang sedang memasang bendera partai Nasdem dengan mobil dinas bernomor Polisi BE 9950 AZ.

Perekam menyebutkan bahwa pengguna kendaraan tersebut memasang bendera partai di seputaran wilayah Kedaton di Jalan Z.A Pagar Alam, Labuhan ratu, Kecamatan Kedaton, lebih tepatnya di depan KFC Kedaton. 

“Mobil pasang bendera partai, mobil pemerintah ini. Woy pasang bendera partai, punya rakyat mobil ini,” kata perekam video.

Kemudian, orang yang merekam video itu lalu mendekat ke mobil berplat merah itu dan menyebut nomor plat mobil untuk memasang lampu PJU milik Pemerintah Kota Bandar Lampung. 

"BE 9950 AZ. Jangan macem-macem kamu orang, ini mobil pemerintah, mobil rakyat ini. Videoin, gue viralin malam ini," ungkapnya.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bandar Lampung pun angkat bicara terkait video viral tersebut yang digunakan untuk memasang atribut partai politik. 

Bawaslu telah mencari informasi terkait tentang pemasangan atribut partai yang terindikasi menggunakan mobil dinas milik pemerintah kota Bandar Lampung.

"Akan kita panggil, Panwaslu dan masyarakat yang mengetahui hal tersebut," kata Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung, Candrawansah, Rabu (10/5/2023).

Ia menjelaskan Bawaslu akan menanyakan beberapa hal nantinya guna penelusuran lebih lanjut untuk memutuskan siapa yang akan kita minta keterangannya kembali.

“Tentang kepastian instruksi siapa? kok bisa mobil pemerintah daerah memasang atribut partai politik, itulah yang nanti akan kita telusuri,” jelasnya.

Menurutnya, pemanggilan salah satu pejabat ASN ke Bawaslu merupakan suatu teguran yang langsung diberikan oleh Bawaslu.

“Kita panggil ke sini saja merupakan bagian dari teguran,agar ASN tidak main-main dengan politik praktis. ASN kan harus netral, jadi jalankan saja tugas dan fungsi mereka sebagai pelayan dan pengayom masyarakat, jangan sampai mereka ikut serta dalam kemenangan peserta pemilu dan ini harus diwanti-wanti oleh ASN,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia berpesan kepada ASN untuk tidak ikut dalam politik praktis. 

“Kalau ingin berkontribusi melalui jalur Politik laksanakan saja, mengundurkan diri lalu calonkan saja dirinya ke anggota legislatif atau eksekutif, terjun langsung, jangan bersembunyi di tanggung jawabnya sebagai ASN,” harapnya. (puj/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT