GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral, Video Kepala Dinas Perang Mulut dengan Seorang Staf Dinas Pariwisata Solok, Ini Isi Percakapannya

Sebuah rekaman CCTV perang mulut antara kepala dinas dengan stafnya viral di media sosial. Ditenggarai, perang mulut hingga pembentakan itu terjadi di lingkunga
Sabtu, 6 Mei 2023 - 18:41 WIB
Suasana Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Solok ribut dengan stafnya.
Sumber :
  • Tim tvOne/Wahyudi Agus

Kabupaten Solok, tvOnenews.com – Sebuah rekaman CCTV perang mulut antara kepala dinas dengan stafnya viral di media sosial. Ditenggarai, perang mulut hingga pembentakan itu terjadi di lingkungan kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Solok, melalui video CCTV singkat berdurasi 02.15 menit yang direkam pada Kamis (4/5/2023) pukul 09.04 WIB.

Video tersebut merupakan perang mulut antara kepala dinas dengan stafnya yang wanita, diketahui berinisial Dina Mariana yang merupakan mantan bendahara dinas tersebut. Usut punya usut, ternyata Dina Mariana mengajukan surat pindah yang tak kunjung ditandatangani Armen selaku pimpinannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah staf berusaha melerai kedua belah pihak yang terus perang mulut. Armen sendiri dalam video tersebut terus membentak Dina Mariana dengan suara keras yang membuat staf lain terdiam. Sedangkan Dina Mariana, juga terus membalas bentakan pimpinannya itu.

“Dari kapatang alah tigo hari surek Dina, elok-elok Dina mangicek, pak (dari kemarin sudah tiga hari surat Dina, baik-baik Dina bicara, pak),” katanya. 

Namun, ucapan tersebut langsung dibalas Armen dengan sengit.

“Hei kok saya kamu atur-atur, saya ini pimpinanmu atau bawahanmu, apa hakmu mengatur saya, apa hakmu mengatur saya tandatangan surat kamu, apa hak mu,” bentak Armen di tengah kerumunan pegawai lainnya.

“Hak Dina, pak, Dina meminta surat,” jawabnya. 

Namun belum selesai Dina Mariana bicara langsung dipotong Armen dengan nada suara yang lebih tinggi dan bentakan, yang membuat staf lain berusaha melerai dan menyabarkan sang kepala dinas.

“Kamu ngatur saya, apa hakmu hahh? Kamu ngatur saya apa hakmu,” balas Armen lagi. 

“Dari kapatang Dina mintak, pak, Dina indak ngatur apak tapi mintak surek pak (Dari kemaren Dina minta, pak, Dina tidak mengatur bapak tapi minta surat),” sergah Dina lagi.

Bukannya makin mereda, cekcok mulut yang makin meninggi itupun berusaha dilerai oleh staf Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Solok yang sejak awal menyaksikan perselisihan tersebut.

"Elok-elok Dina mangecek, pak. Tapi bapak yang mulai duluan. Mentang-mentang Kadis bapak," katanya.

"Heh mulutmu jaga. Aku atasanmu apa bawahanmu," kata Armen lagi. 

Tak lama, Armen pun meninggalkan stafnya tersebut dan berjalan ke arah kiri ruangan menuju pintu keluar. Namun tiba-tiba terdengar suara keras seperti sesuatu yang dibanting atau dipukul dengan keras.

Suara itu kembali membuat seisi kantor kaget dan berlarian ke tempat keributan. Dina yang sudah masuk ke ruangannya, mendengar suara benda yang dihantam tersebut kembali keluar sambil menangis.

“Ndak tahan Din alai do, ndak tahan Din lai do (tidak tahan saya lagi),” katanya. 

Beberapa pegawai lainnya kembali menyabarkan Dina yang langsung menuju sebuah meja membereskan beberapa surat yang bertebaran.

 

Bupati Solok Sesalkan Beredarnya Rekaman CCTV Internal

Terkait beredarnya video tersebut, Bupati Solok, Epyardi Asda sangat menyayangkan video internal di kantor pemerintahannya beredar luas di masyarakat. Apalagi video yang menjadi perbincangan di jagad maya itu beredar tidak utuh, sehingga menimbulkan persepsi yang berbeda-beda.

“Saya membenarkan jika video tersebut memang sebuah keributan di Dinas Pariwisata dan Budaya Kabupaten Solok, yang pria kepala dinas dan wanita staf serta mantan bendahara di dinas tersebut yang baru saja mengundurkan diri dari jabatannya karena mau pindah,” ujar Epyardi Asda saat dikonfirmasi tvOnenews.com, Sabtu petang (6/5/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Epyardi, seharusnya video tersebut tidak boleh beredar ke masyarakat luas apalagi viral. Karena video CCTV kantor dinas hanya bisa diambil untuk kepentingan tertentu terutama pihak yang berwajib seperti kepolisian, pengadilan dan Inspektorat.

“Kita akan buka video tersebut secara lengkap, nanti bersama tim Inspektorat untuk mengetahui kejadian secara utuh, sementara informasi yang saya dapatkan dari personel saya di saat keributan terjadi, keduanya sama-sama keras sehingga menjadi gaduh,” jelas Epyardi. (yud/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT