News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral! Tiktoker Awbimax Reborn Beberkan Alasan Lampung Gak Maju-maju

Seorang TikToker dengan akun @awbimaxreborn mengkritik pemerintah Provinsi Lampung lewat video presentasi 'Alasan Kenapa Lampung gak maju-maju
Rabu, 12 April 2023 - 16:38 WIB
Kolase Tiktokers Awbimax Reborn dan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi
Sumber :
  • Tim TvOne/ Pujiansyah

Bandar Lampung, tvOnenews.com - Seorang TikToker dengan akun @awbimaxreborn mengkritik pemerintah Provinsi Lampung lewat video presentasi 'Alasan Kenapa Lampung gak maju-maju.

Usai memposting video tersebut, kini pemilik akun Awbimaxreborn bernama asli Bima Yudho Saputro, itu menjadi sorotan besar di Twitter, TikTok dan Instagram.

Pemilik akun TikTok Awbimaxreborn itu diketahui seorang mahasiswa asal Lampung yang tengah studi di Australia. Ia aktif di media sosial TikTok dan sering trending mengkritik banyak hal salah satunya pemerintah Indonesia.

Awbimaxreborn atau Bima membeberkan beberapa alasan yang menyebabkan Provinsi Lampung tidak pernah bisa maju.

"Di video kali ini  gua mau presentasi tentang alasan kenapa Lampung tidak maju-maju. Kenalin nama gue Bima, gue berasal dari provinsi yang satu ini, Dajjal. Dan gue sekarang lagi menjalani proses studi gue di Australia," kata Bima, dikutip dari akun TikTok miliknya, Rabu (11/4/2023).

Bima menjelaskan, alasan pertama mengapa Lampung tidak maju karena infrastruktur yang terbatas dan banyak proyek pembangunan di Lampung yang mangkrak. Ia mencontohkan proyek pembangunan Kota Baru yang dikerjakan sejak ia SD hingga sekarang tidak kunjung selesai dan mangkrak.

"Ini banyak banget di Lampung proyek-proyek pemerintah mangkrak. Contohnya Kota Baru. Itu dari zaman gue SD sampai sekarang gue nggak pernah dengar kabarnya lagi," jelasnya.

Ia menyebutkan bahwa dana dari pemerintah pusat hingga ratusan miliar untuk membangun kota baru, namun saat ini pembangunannya mangkrak dan terhenti.

"Itu aliran dana dari pemerintah pusat itu ratusan miliar ya bestie, dan gua nggak tahu sekarang udah jadi tempat jin buang anak kali," timpalnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa jalan di Lampung banyak yang mengalami kerusakan. Padahal menurutnya jalan merupakan mobilisasi ekonomi di Lampung.

Selain itu, lanjut Bima, jalan-jalan di Lampung banyak yang mengalami kerusakan. Kondisi infrastruktur yang rusak ini dapat menghambat mobilisasi ekonomi. Bahkan, kondisi jalan di Lampung banyak yang mengalami kerusakan dan ditambal sulam.

"Tapi jalan-jalan di Lampung itu 1 kilometer bagus, 1 kilometer rusak. Terus jalan di tembel-tembel daong. Ini apa sih, ini pemerintah main ular tangga atau apa? aduh gue gedeg banget dah," uangkapnya.

Kemudian, menurut Bima, sistem pendidikan yang lemah di Lampung. Padahal, banyak tokoh pintar yang berasal dari Lampung. Ia mencontohkan banyak menteri yang menjadi menteri.

"Sistem pendidikan yang lemah. Gua ga bilang Lampung itu kekurangan orang pinter. Menteri-menteri aja banyak dari Lampung. Erick Thohir, Sri Mulyani, tuh kan. Ada menteri pertahanan juga dari Lampung gua lupa namanya," bebernya.

Ia menambahkan, proses penyaringan peserta didik yang ada di Lampung itu sendiri banyak kecurangan. Bahkan, yang berkontribusi itu justru orang-orang yang ada di sektor pendidikan.

"Kaya dosen nitipin anaknya, rektor nitipin keponakannya, ini apa sih? Kunci jawaban tersebar. Kalau mau UN tuh-kan. Itu yang nyebarin siapa kalau bukan dari itu, pemerintah? nyokap gue? gue? orang gila, nggak ada urusan," tambahnya.

Kemudian yang ketiga, Bima menuturkan, tata kelola di Provinsi Lampung yang lemah. Mulai dari kasus korupsi, hingga birokrasi yang tidak efisien dan penegakan hukum yang lemah. Bahkan, praktek suap dimana-mana dan sudah seperti makanan sehari-hari.

"Yang ketiga adalah tata kelola yang lemah. Korupsi di mana-mana. Birokrasi nggak efisien. Hukumnya nggak ditegakkan, lemah banget. Terus juga suap. Aduh, nggak usah bahas suap ya Mak. Diman-mana udah kaya makanan sehari-hari gitu kan. Kaya suap-suap, duit. Kena lo," tuturnya.

Dan terakhir, menurutnya Provinsi Lampung bergantung dengan sektor pertanian. Bahkan, di sektor dari sektor pertanian ini mencapai 40 persen untuk tingkat nasional.

Namun, pemerintah tidak bisa menjaga kestabilan harga di petani. Sehingga kerap membuat para petani sering mengalami kerugian.

"Sektor ini tuh kayak fluktuatif gitu, ga bisa stabil. Dan yang set harga kan yang di pusat juga gitu. Kaya gue dulu anjlok, kadang-kadang naik gitu. Sektor pertanian ini kaya main Binomo ya gue rasa-rasa," pungkasnya. (puj/cai)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT