News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Bumbu Dapur Naik di Minggu Kedua Ramadhan

Memasuki minggu kedua Ramadhan, sejumlah harga bumbu dapur di Pasar Raya MMTC, Kecamatan Percut Seituan mulai mengalami kenaikan. Adapun yang mengalami kenaikan
Rabu, 5 April 2023 - 13:41 WIB
Harga Bumbu Dapur Alami Kenaikan di Pasar Raya MMTC
Sumber :
  • Tim TvOne/Zulfahmi

Medan, tvOnenews.com - Memasuki minggu kedua Ramadhan, sejumlah harga bumbu dapur di Pasar Raya MMTC, Kecamatan Percut Seituan mulai mengalami kenaikan. Adapun yang mengalami kenaikan terjadi pada cabai merah, cabai rawit, cabai hijau, bawang putih dan bawang bombai.

Putri, Salah satu pedagang sayur mengatakan, kenaikan harga terjadi karena kurangnya pasokan pada saat ramadhan khususnya di hari-hari besar dan hari libur. Dikatakannya, saat ini harga cabai merah dijual dengan harga Rp 25 ribu per kilogram, cabai rawit Rp 20 ribu per kilogram, cabai hijau Rp 25 ribu per kilogram.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara, bawang putih harganya naik menjadi Rp 30 ribu per kilogram, bawang bombai Rp 28 ribu per kilogram. Untuk bawang merah tidak mengalami perubahan, hargannya pun bervariasi. Mulai dari Rp 22 ribu hingga Rp 30 ribu per kilogram.

“Ada naik ada yang turun, kalau hari ini yang naik cabai Rp 20 ribu jadi Rp 25 ribu per kilogram, itu cabai merah. Cabai rawit bencong, kemarin Rp 15 ribu sekarang Rp 20 ribu per kilogram. Kalau cabai hijau hari ini juga naik sedikit, yang tadinya sudah sempat Rp 13 ribu sekarang jadi Rp 25 ribu, hampir dua kali lipat harganya,” kata Putri, saat ditemui tvonenews.com. Rabu (05/04/2023).

“Kalau bawang putih dia dari harga Rp 25 ribu, sekarang Rp 28 ribu sampai Rp 30 ribu tergantung jenisnya ya. Bawang putih dan bawang bombai naik ini. Bawang bombai juga gitu, dari RP 18 ribu sekarang jadi Rp 28 ribu,” sambungnya.

Selain harga cabai dan bawang yang mengalami kenaikan, harga tomat justru mengalami penurunan, semula harga tomat berada di Rp 15 ribu per kilogramnya turun menjadi Rp 6 ribu hingga Rp 10 ribu per kilogram. Dia menyebut, penurunan harga tomat terjadi karena tingginya hasil panen.

“Tomat yang drastis turun, dari harga Rp 15 ribu sekarang sudah Rp 6 ribu sampai Rp 10 ribu per kilogram. Ini karena banjir panenya makanya harganya turun,” tutup Putri. (zul/haa)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT