Wow! 8 Produk UMKM Kota Medan Ini Tembus Pasar Luar Negeri
- Tim TvOne/Ahmidal
Selain masalah packaging, yang paling penting agar produk UMKM bisa tembus ke pasar luar negeri harus mendapatkan market atau tempat penjualannya terlebih dahulu. "Semua pemilik delapan produk UMKM ini mencari marketnya dari internet, ketemu pembeli atau buyernya itu dari internet jadi jangan bilang digitalisasi Iwoty itu tidak ada fungsinya," terangnya.
Maka dari itu, Bobby meminta agar pelaku usaha mengasah kemampuan diri menggunakan sistem digitalisasi ini. "Makanya kami selalu mendesak dan mendeklarasi pelaku UMKM, ayok melek digital, ayok gunakan teknologi, gunakan internet," tegasnya.![]()
Menurutnya paling penting pada kegiatan UMKM ini, produknya laku dan tembus ke pasar luar negeri maupun luar daerah Kota Medan.
"Tadi saya sudah bilang yang paling penting dari kita membina itu kan produknya dibeli, percuma kita bina produknya bagus kali pun, mantap kali pun, kalau nggak ada yang beli, ngapain? Ending akhirnya adalah bayer," tegasnya.
Untuk itu, Bobby berharap agar Dinas Kopukmperindag kiranya mengasah kemampuan pelaku usaha dalam dunia digitalisasi. "Harus kita asah jangan pembinaan bagaimana produknya menarik dan rapih tetapi bantu mereka para pelaku usaha untuk melek digital dan bantu mereka dalam pengurusan surat-surat agar produknya bisa tembus pasar luar daerah dan negeri," pungkasnya.
Sementara, Kepala Diskopukmperindag Benny menyatakan, delapan produk UMKM ini akan diberangkatkan secara bertahap. "Pastinya produk ini akan mulai dikirim per hari ini di bulan Maret dan seterusnya. Kita juga akan terus berupaya agar seluruh pelaku usaha untuk melek digital sehingga seluruh produk bisa tembus pasar luar daerah dan luar negeri," tuturnya. (ayr/wna)
Load more