News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Menjadi Arena Judi, Gelanggang Permainan Didemo Masyarakat Hukum Adat Dumai

Massa yang tergabung dalam Masyarakat Hukum Adat Dumai dengan mengendarai kendaraan roda dua dan empat mendatangi Gelanggang Permainan (Gelper) yang diduga
Sabtu, 4 Maret 2023 - 18:30 WIB
Masyarakat Hukum Adat Dumai unjuk rasa terkait Gelper
Sumber :
  • Tim Tvone/ Dedi Eka

Dumai, tvOnenews.com - Massa yang tergabung dalam Masyarakat Hukum Adat Dumai dengan mengendarai kendaraan roda dua dan empat mendatangi Gelanggang Permainan (Gelper) yang diduga berbau perjudian. Keberadaannya kini meresahkan masyarakat Kota Duma.

Masyarakat Hukum Adat Dumai ini, mendatangi salah satu lokasi Gelper Golden yang berada di Jalan Ombak, Kota Dumai. Puluhan massa tersebut membawa spanduk dan pamflet berisi penolakan terhadap aktivitas Gelper di Kota Dumai. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Gelper ini sudah meresahkan masyarakat. Kita minta aparat segera menutup seluruh Gelper yang ada di Dumai karena terindikasi menjadi arena judi," tegas koordinator aksi, Ismunandar, Sabtu (4/3/2022).

Orator aksi, Ismunandar secara tegas meminta aparat agar menutup seluruh Gelper yang ada di Kota Dumai. Pasalnya, keberadaan Gelper telah meresahkan masyarakat.

Sebelumnya, Masyarakat Hukum Adat Dumai melalui surat pemberitahuan nomor: 01/MHAD/DUM/III/2023 kepada Kapolres Dumai menegaskan kehadiran Gelanggang Permainan (Gelper) yang berbau perjudian itu sudah sangat meresahkan. Padahal beberapa waktu lalu sudah sempat berhenti beroperasi. Namun belakangan tumbuh subur kembali.

“Kondisi ini tidak boleh dibiarkan. Banyak masyarakat kita yang hancur rumah tangganya akibat Gelper. Ekonomi sulit, tapi karena sudah kecanduan Gelper mereka nekat mempertaruhkan uang yang sedikit. Akhirnya sampai di rumah ribut,” jelas Ismunandar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ismunandar juga menyampaikan sejumlah tuntutan, diantaranya meminta pemerintah kota untuk meninjau ulang perizinan yang diberikan kepada pengelola Gelper di Dumai. Jika terbukti ada indikasi judi, pemerintah diminta untuk segera mencabut izin Gelper tersebut.

“Kita minta Wali Kota dan DPRD Kota Dumai agar memberikan perhatian khusus terhadap aktivitas Gelper yang terindikasi berubah fungsi menjadi arena judi. Tinjau izin mereka, kapan perlu cabut izinnya. Kita juga berharap Gelper ini bisa menjadi atensi Kapolres Dumai,” tutup Ismunandar. (dep/wna)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT