News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Sadar Ada CCTV di Kandang sapi, Residivis Kembali Ditangkap Satreskrim Polres Takalar

Satreskrim Polres Takalar, Sulawesi Selatan, berhasil menangkap dua pelaku pencurian ternak sapi milik warga, Satu orang diantaranya adalah residivis
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 12 Oktober 2022 - 11:13 WIB
Satreskrim Polres Takalar, Sulawesi Selatan, menangkap dua residivis curnak
Sumber :
  • Tim tvOne/Idris Tajanang

Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan - Satreskrim Polres Takalar, Sulawesi Selatan, berhasil menangkap dua pelaku pencurian ternak sapi milik warga, Satu orang diantaranya adalah residivis.

Kompol Mustakim, Wakapolres Takalar mengatakan, kedua pelaku telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencurian ternak sapi milik warga di Dusun Je'ne Dingin, Desa Balang Tanaya, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Setelah dilakukan pemeriksaan dengan mengambil keterangan terduga pelaku, akhirnya kita lakukan gelar perkara, dan hasilnya kita menetapkan keduanya sebagai tersangka pelaku Pencurian Ternak sapi,"Ungkap Kompol Mustakim. Selasa (11/10/22).

Pengungkapan kasus pencucian ternak sapi warga tersebut, berdasarkan hasil rekaman CCTV yang terpasang di kandang sapi itu.

"Berkat informasi korban yang melaporkan kejadian tersebut ditambah adanya bukti rekaman CCTV, akhirnya kita berhasil mengungkap dan menangkap para pelaku,"Ucapnya.

Kompol Mustakim juga menyampaikan kronologis pencurian ternak sapi tersebut,

Dimana menurutnya korban awalnya memasukkan ternak sapi kedalam kandangnya sekitar jam 17.30 wita, sebanyak tiga ekor, dan pemilik mengikat satu ekor induk betina.

Namun sekitar jam 02.00 wita istri pemilik ternak sapi itu bangun dan melihat sapi yang ada didalam kandang, sudah tidak ada.

"Saat itu pemilik sapi bangun dan turun dari rumah menuju kekandang. Disana pemilik ternak sapi melihat jika pintu kandang sapinya sudah terbuka, dan mendapati 3 ekor sapinya sudah hilang."Jelasnya.

Sementara itu, dihadapan polisi, pelaku residivis curnak mengaku jika sapi tersebut hendak di jual dengan harga 5 juta rupiah.

"Saya rencananya mau jual seharga 5 juta rupiah, akan tetapi tidak ada yang mau beli karena sapi itu sapi curian,"jelas RS pelaku sekaligus residivis curnak.

JS (22) lalu kemudian mengatakan jika dirinya nekat melakukan pencurian karena desakan ekonomi.

"Saya butuh uang buat biaya hidup dan keluarga, makanya saya mencuri sapi"tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Nahasnya belum sempat menjual sapi yang saya curi, sapinya sudah ketemu duluan sama warga."Sambungnya.

Tiga ekor sapi yang berhasil di temukan warga, telah diserahkan ke pemiliknya. Sementara dua pelaku, kini harus berurusan dengan Polres Takalar dan menjalani proses hukum sesuai yang berlaku.(itg/mii).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT