News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lintasi Jembatan Bambu Lapuk, Anak-Anak di Tana Toraja Menantang Maut Setiap Hari, Siswa SD: Pak Jokowi Perbaiki Dong

Puluhan anak SD di kampung Pettingaloan, Lingkungan Sollongan, Kabupaten Tana Toraja, Sulsel harus bertaruh nyawa lewati jembatan bambu lapuk tanpa pengaman
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 16 September 2022 - 11:19 WIB
Anak SD melintasi jembatan lapuk, di kampung Pettingaloan, Lingkungan Sollongan, Kelurahan Malimbong, Kecamatan Malimbong Balepe’, Kabupaten Tana Toraja.
Sumber :
  • Tim Tvone- Joni Bane tonapa

Tana Toraja, Sulawesi Selatan – Setiap harinya puluhan anak Sekolah Dasar (SD) di kampung Pettingaloan, Lingkungan Sollongan, Kelurahan Malimbong, Kecamatan Malimbong Balepe, Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan, harus bertaruh nyawa melewati jembatan bambu lapuk tanpa pengaman.

Jembatan penghubung antara Kelurahan Malimbong dengan Lembang Talion Sarapeang tersebut, kondisinya kini semakin memprihatikan, karena material kayu yang digunakan sebagai jembatan kini kondisinya lapuk. Bahkan, tak sedikit dari kayu yang lapuk ditambal dengan menggunakan papan agar jembatan bisa digunakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai jembatan utama warga kedua desa yang dipisahkan oleh aliran sungai liku londong dengan dataran yang tinggi, menjadi satu-satunya akses warga setempat menuju ibu kota kabupaten.

Meski jembatan bambu tanpa pengaman ini telah lapuk dan rawan ambruk, tapi warga dan anak-anak tetap menggunakan jembatan yang memiliki panjang 30 meter ini, jadi satu-satunya jembatan bagi mereka.

“Tidak ada jalan lain pak, cuman ini yang kami lewati setiap hari kalau berangkat dan pulang sekolah," ungkap Meisya Murid SDN 350 Lombok Tabang, sambil tertawa penuh harap.

Pak Jokowi, lanjut Meisya, perbaiki jembatan kami dipelosok, biar kami juga merasakan lewat jembatan bagus.

Jembatan yang terbentang diatas aliran sungai Liku Londong tersebut kerap kali terbawa arus ketika air sungai meluap. Sementara, jika musim kemarau tiba, batu-batu besar yang ada tepat dibawa sungai sangat mengancam nyawa warga apabila terpelesat dan jatuh kedalam sungai.

“Kami berharap ada perhatian dari pemerintah daerah maupun pusat, karena ini jempatan sudah puluhan tahun tak pernah tersentuh pemerintah, padahal ini merupakan akses utama penghubung kelurahan dan kecamatan, juga menjadi jalur utama anak sekolah dari tingkat SD, SMP, SMA, dan warga ketika akan menjual kopi dan coklat ke ibu kota Kabupaten. Ungkap Yosep Pawaran, Warga Pettingaloan.

Warga berharap, jembatan bambu lapuk dengan ditambal papan bekas yang viral tersebut, mendapat perhatian kusus dari pemerintah, karena jembatan Liku Londong merupakan akses utama perputaran ekonomi ribuan warga di dua kelurahan. (jbt/mii)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT