News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tolak Kenaikan Harga BBM, Ratusan Mahasiswa UMI Makassar Blokade Jalan hingga Malam, Puluhan Kendaraan Tertahan

Ratusan mahasiswa UMI Makassar unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM menutup jalan sejak sore pukul 05.00 hingga malam pukul 08.00 waktu setempat
Senin, 5 September 2022 - 22:29 WIB
Ratusan mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar dari berbagai fakultas turun ke jalan menggelar aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga BBM, Senin (5/9/2022).
Sumber :
  • Muhammad Noer

Makassar, Sulawesi Selatan - Ratusan mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar dari berbagai fakultas turun ke jalan menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM, Senin (5/9/2022).

Massa pun berunjuk rasa hingga menutup penuh dua jalur Jalan Urip Sumoharjo Makassar depan kampusnya UMI. Dalam aksinya ratusan mahasiswa UMI ini juga menutup jalan dengan memalangkan dua batang bambu untuk melarang pengendara melintas, pengendara pun terpaksa memutar arah dan sebagian pengendara bertahan menunggu dibuka jalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ratusan mahasiswa UMI Makassar berunjuk rasa menolak kenaikan harga BBM dengan menutup jalan sejak sore pukul 05.00 hingga malam pukul 08.00 waktu setempat, massa masih menutup ruas jalan tersebut. 

"Coba buka lihat rakyat sedih mereka yang ingin pulang, orang tua yang ingin bertemu keluarganya namun kalian yang menghalangi jalan mereka sehingga para pengendara rela menunggu berjam-jam di depan palang yang kalian pasang," ujar Kasatlantas Polrestabes Makassar AKBP Zulanda.

Permintaan Kasatlantas kepada para pengunjuk rasa ini agar membuka blokade ruas jalan pengendara pun tidak diindahkan oleh para pengunjuk rasa. Mereka terus berorasi penolakan kenaikan harga BBM, tanpa mempedulikan Kasatlantas yang meminta-minta untuk warga dibukakan blokade tersebut.

Aksi penutupan dua ruas jalan ini sebagai bentuk protes mahasiswa UMI yang menolak keras kenaikan harga BBM. Menurut mereka hal itu menimbulkan dampak kesengsaraan rakyat lantaran akan berimbas naiknya bahan pokok,transportasi, dan kebutuhan lainnya.

Massa aksi dari UMI pun membawa spanduk penolakan kenaikan harga BBM, hingga membakar ban bekas dan menyuarakan, kondisi masyarakat Indonesia yang sebagian besar berada di bawah garis kemiskinan hingga kebijakan baru ini akan semakin membebani masyarakat.

Selain aksi unjuk rasa di depan kampus UMI hingga malam, mahasiswa dari UNM juga berunjuk rasa hingga saat ini unjuk rasa mahasiswa di depan kampus UNM mulai kondusif setelah sekitar jam 8 malam tadi terjadi keributan antar mahasiswa dengan warga di sekitar Jalan Andi Pangeran Pettarani Makassar.

Unjuk Rasa di Ponorogo

Unjuk rasa penolakan kenaikan harga BBM terus bermunculan di sejumlah daerah, termasuk di Ponorogo. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Ponorogo melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Ponorogo.

Demonstrasi ini merupakan wujud protes para mahasiswa atas kenaikan harga BBM yang telah ditetapkan oleh pemerintah, karena dinilai membebani masyarakat. Selain itu mereka juga menuntut adanya kenaikan upah minimum regional (UMR) untuk para pekerja di Bumi Reyog, yang saat dirasa sangat minim.

"Kita berangkat dari keresahan di masyarakat terkait permasalahan tersebut, dan kita akan memperjuangkan," ungkap Koordinator aksi, Ahmad Damar Samlani, Senin (5/9). 

Pihaknya juga secara khusus meminta DPRD Kabupaten Ponorogo untuk melibatkan mahasiswa dalam perumusan terkait kenaikan UMR, dalam hal ini Komisi D. Menurutnya biaya hidup di Ponorogo saat ini mencapai Rp3 jutaan, sedangkan UMR di Ponorogo hanya sekitar Rp1,8 kurang.

Aksi yang sempat diwarnai saling dorong tersebut, akhirnya diterima langsung pimpinan DPRD Ponorogo. Selain itu perwakilan demonstran juga diterima untuk mediasi bersama

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua DPRD Ponorogo, Sunarto, mengatakan bahwa dirinya menyambut baik apa yang dilakukan mahasiswa. Menurutnya diakui atau tidak masyarakat secara mayoritas keberatan terhadap kenaikan BBM.
"Mereka bergerak karena rasa kepedulian dan tidak ada tendensi politik apapun," papar Ketua DPRD. 

Sunarto berharap kepada organisasi mahasiswa bisa lebih serius ketika dilibatkan, tidak hanya soal tuntutan saja. (asn/hen/mnr/mut)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT