News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Setelah Hilang Dua Hari, Jasad Pencari Ikan yang Tenggelam di Sungai Jeneberang Gowa Ditemukan Meninggal Dunia

Setelah dilakukan pencarian selama 2 hari, jasad pencari ikan Usman Daeng Laja, warga Kelurahan Sungguminasa, Kecamatan Sombaopu Sulsel akhirnya ditemukan.
Kamis, 23 Juni 2022 - 01:45 WIB
Tim SAR Evakuasi Jasad Pencari Ikan yang Tenggelam di Sungai Jeneberang Kabupaten Gowa
Sumber :
  • Idris Tajannang
Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan - Setelah dilakukan pencarian selama 2 hari, jasad pencari ikan Usman Daeng Laja (49) Tahun, warga Kelurahan Sungguminasa, Kecamatan Sombaopu, kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, akhirnya ditemukan.

Jasad pencari ikan tersebut ditemukan sekitar pukul 07.10 Wita dalam kondisi mengapung oleh seorang warga bernama Daeng Makka, yang hendak mencari ikan di sungai Jeneberang menggunakan perahu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya kan mau pasang jaring ikan, saya liat ada yang mengapung seperti sesosok manusia yang tenggelam, jadi saya hampiri sambil mendayung perahu, ternyata benar, itu jasad manusia"Kata Daeng Makka.
 
Daeng Makka kemudian berinisiatif mengikat jasad tersebut menggunakan tali yang ia bawa, lalu menariknya sembari mendayung perahu ke tepi sungai.
 
"Takut ma itu korban terbawa arus lebih jauh, jadi saya lansung ikat dan menarik ini korban kasian menuju ke tepi sungai, kebetulan banyak mi saya lihat orang di pinggir sungai yang mencari ini jenazah daeng Laja"tutupnya.
 
Sejumlah tim SAR Gabungan yang terdiri dari Tagana Damkar Kabupaten Takalar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Gowa dan Basarnas Sulawesi Selatan PMI Gowa dan damkar makassar serta potensi sar TNI dan Polri yang berada di tepi sungai, lansung mengevakuasi korban.
 
Jasad korban kemudian di memasuk ke kantong jenazah, lalu jenazah korban dibawah kerumah duka menggunakan mobil Ambulan.
 
Kata Samsul Bahri, Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Damkar Gowa, Jasad Usman Daeng Laja ditemukan oleh warga pencari ikan sejauh 1 kilo meter terbawa arus sungai Jeneberang dalam kondisi mengapung.
 
"Jadi korban di temukan sudah jauh dari titik awal korban hilang dan terbawa arus sungai Jeneberang sejauh 1 kilo meter" Kata Samsul Bahri.
 
Dijelaskannya, jika hilangnya Korban di sungai Jeneberang baru di ketahui setelah salah seorang keluarga korban melapor ke posko penanganan bencana.
 
Laporan awal yang diterima, korban pergi mencari ikan di sungai Jeneberang pada hari Senin pagi, tidak jauh dari jembatan kembar kabupaten Gowa, tepatnya dibelakang pasar Sungguminasa, Kelurahan Sungguminasa, Kecamatan Sombaopu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
Keluarga korban melapor kepada petugas, pada Selasa Sore setelah pihak keluarga tidak melihat keberadaan Usman Daeng Laja pulang kerumah.
Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT