News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dokter Polisi Periksa Kondisi Kejiwaan NM, Terjadi Ketidaksesuaian Keterangan Antara NM dan SM

NM dan SM diperiksa intensif terkait ketidaksesuaian keterangan 7 janin aborsi NM. Sampel DNA keduanya dicocokkan para ahli di Jakarta guna memastikan 7 janin
Rabu, 15 Juni 2022 - 02:05 WIB
NM (Kiri), Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Reonald ST Simanjutak ( kanan )
Sumber :
  • Rais Sahabu

Makassar, Sulawesi Selatan - Polisi merampungkan pemeriksaan kejiwaan dan pengambilan sampel DNA terhadap pasangan kekasih pelaku aborsi yakni perempuan NM (29) dan kekasihnya SM (30).

Polrestabes Kota Makassar, juga melakukan pemeriksaan tambahan terhadap tersangka perempuan inisial NM, berupa Visum hidup pasca penemuan 7 jasad janin bayi di dalam Box. Polisi hingga kini masih menunggu hasil dari pemeriksaan pencocokan sampel DNA dari Tim ahli di Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kemarin kedua tersangka sudah kita lakukan pemeriksaan baik secara psikologi maupun kesehatan jiwanya, dari psikologi Polda Sulsel sudah memeriksa keduanya selama 6 jam, kemudian dari Psikiater Dokkes Polda Sulsel memeriksa kurang lebih 5 jam, diperiksa kejiwaannya dan kemudian untuk tersangka perempuan kita lakukan visum hidup, kurang lebih 2,5 jam. Nah untuk hasilnya, kita masih menunggu keterangan tertulis dari masing masing ahli yang kita minta bantuan, baik psikologinya, ahli psikiater, maupun visum hidupnya, dan kemudian untuk DNA, kita sudah kirimkan sampel ke Jakarta sedang menunggu hasilnya dari laboratorium forensik Jakarta," ungkap Kasatreskrim Polrestabes Makassar AKBP Reonald ST Simanjuntak.

Polisi juga akan memastikan kesehatan dari dalam tersangka NM disebabkan banyaknya janin yang digugurkan dan disimpan dalam kamar kostnya.

"Visum hidup kita lakukan guna melihat kondisi kesehatan secara dalam dari perempuan apakah ada efeknya atau ada dampaknya dari melakukan aborsi tersebut," sambung Reonald.

Pemeriksaan Psikologi dan juga kesehatan jiwa dilakukan sejak hari Minggu (12/6/2022).

Pemeriksaan melibatkan Empat Tim dari ahli Psikologi, Psikiater, Tim Labfor, dan juga Dokter, dan oleh tersangka perempuan NM (29), Polisi juga melakukan pemeriksaan tambahan berupa visum hidup. Hal itu dilakukan untuk mengungkap tindakan aborsi 7 jasad janin bayi yang di simpan di dalam Box tersebut oleh pasangan kekasih ini.

Selain itu, penyidik Polrestabes Kota Makassar, Sulawesi Selatan, hingga saat ini juga masih terus melakukan upaya pendalaman lainya. Yakni mendalami kemungkinan adanya tersangka tambahan dalam kasus tindak kriminal aborsi yang dilakukan dua sejoli sejak tahun 2012 hingga tahun 2017.

Terkait pemeriksaan, Polisi mengatakan belum mengetahui kapan hasilnya keluar, pihaknya juga masih menunggu keterangan dari Tim ahli terkait hasil pemeriksaan yang dilakukan.

Terungkapnya dugaan tindak aborsi ini, berawal dari pemilik Kos, yang hendak membersihkan salah satu kamar yang telah ditinggal selama Enam Bulan oleh penghuninya yang merupakan seorang perempuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun saat akan memindahkan sejumlah barang pemilik Kos curiga dengan bau tidak sedap yang keluar dari sebuah kardus. Lantaran kuatir ia pun memanggil ketua RT dan juga Polisi untuk menyelidiki isi didalam kardus tersebut.

( RSU / MTR )

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT