News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Keluhkan Mekanisme Penyaluran Bansos di Barombong

Warga keluhkan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) yang diduga masih amburadul di Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. 
Sabtu, 11 April 2026 - 16:52 WIB
Warga mengantri untuk mengambil bansos di Barombong, Tamalate, Makassar.
Sumber :
  • Idris Tajannang

Makassar, tvOnenews.com - Warga keluhkan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) yang diduga masih amburadul di Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. 

Sejumlah warga menilai bantuan pemerintah tersebut kerap tidak menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Salah satu warga berinisial HT mengungkapkan bahwa hingga saat ini penyaluran bantuan masih bermasalah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sampai detik ini masih saja tidak tepat sasaran. Syaratnya bukan lagi mengacu pada status ekonomi menengah ke bawah, tapi pada desil,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

HT menyoroti metode penentuan desil yang dianggap tidak realistis karena hanya berdasarkan foto rumah tanpa verifikasi langsung di lapangan. Ia meminta agar pihak kelurahan dan kecamatan melibatkan RT/RW yang dinilai lebih memahami kondisi riil warga.

Tak hanya itu, ia mengungkap adanya kecemburuan sosial lantaran sejumlah warga yang dinilai mampu justru masuk sebagai penerima bantuan.

“Banyak yang punya usaha tetap, ada yang bersuamikan pelaut, punya mobil, bahkan staf kelurahan ada yang dapat bantuan doubel,” bebernya.

HT pun menduga adanya campur tangan oknum dalam penyaluran bansos tersebut. Ia menyebut setiap keluhan warga kerap tidak mendapat kejelasan karena tanggung jawab saling dilempar antar instansi.

Menanggapi hal itu, Lurah Barombong, Eko Soerifto Lodi, menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan RT/RW untuk melakukan verifikasi ulang data penerima bantuan.

“Data yang ada akan diverifikasi kembali. Jika ada warga yang sudah dianggap mampu, akan diusulkan untuk dihentikan bantuannya,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pihak kelurahan hanya menerima usulan dari RT/RW terkait warga yang layak mendapatkan bantuan, sebelum diteruskan ke kementerian terkait.

Selain dikeluhkan warga karena diduga tidak tepat sasaran, persoalan ini kini mendapat perhatian dari kalangan pengamat.

Pengamat Hukum dan Kebijakan Publik Fakultas Hukum UNM Makassar, Dr. Herman, menilai persoalan bansos yang tidak tepat sasaran disebabkan oleh sejumlah faktor mendasar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, persoalan utama terletak pada validitas data pemerintah yang kerap tidak sinkron antarinstansi.

“Data yang dimiliki pemerintah sering berubah-ubah dan tidak dapat dipercaya. Misalnya data BPS dan Dinas Sosial yang tidak bersesuaian,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.
DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk meningkatkan kewaspadaannya dari ancaman kemarau ekstrem akibat fenomena El Nino Godzilla, April hingga Agustus.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT