News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seorang Wanita Di Takalar Diduga Keguguran Usai Dikeroyok Penagih Utang

Seorang wanita di Takalar diduga mengalami keguguran setelah menjadi korban pengeroyokan oleh dua perempuan yang disebut sebagai rentenir.
Kamis, 5 Februari 2026 - 17:30 WIB
Seorang wanita di Takalar laporkan dugaan pengeroyokan ke Polres Takalar
Sumber :
  • Idris Tajannang

Takalar, tvOnenews.com - Seorang wanita bernama Jumriani (33), warga Lingkungan Ciniayo, Kelurahan Canrego, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, diduga mengalami keguguran setelah menjadi korban pengeroyokan oleh dua perempuan yang disebut sebagai Penagih Utang.

Jumriani bercerita dia mengalami 2 Februari 2026, sekitar 11 hari setelah peristiwa dugaan penganiayaan yang terjadi pada 23 Januari 2026 lalu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kata korban, Pasca kejadian tersebut, ia mengaku sering merasakan nyeri dan kesakitan di bagian perut, terutama setelah ditendang saat insiden berlangsung.

Empat hari setelah kejadian pengeroyokan, korban tiba-tiba mengalami kondisi tidak normal saat buang air kecil. Ia merasakan kram hebat di perut bagian bawah disertai rasa sakit, lalu keluar segumpal darah berwarna hitam.

“Kejadiannya tiba-tiba, perut saya keram dan sakit sekali, lalu keluar darah hitam,” ujar korban, Rabu (4/02/2026) saat dikonfirmasi via telepon whatsapp. 

Puncaknya terjadi pada malam 2 Februari 2026. Korban kembali mengeluarkan gumpalan darah dalam jumlah lebih banyak. 

Merasa khawatir, korban bersama suaminya langsung menghubungi seorang bidan di salah satu klinik di Kabupaten Gowa. Keesokan harinya, mereka mendatangi klinik tersebut untuk memeriksakan kondisi kandungan korban.

Hasil pemeriksaan dokter klinik menyatakan bahwa korban telah mengalami keguguran.

“Dokter di klinik bilang gumpalan darah yang keluar itu adalah kantung janin,” ujar korban didampingi suaminya.

Pemeriksaan lanjutan menggunakan USG mengungkapkan masih terdapat sisa jaringan di dalam rahim korban. Dokter spesialis kebidanan dan kandungan pun menyarankan agar korban menjalani tindakan kuret.

“Namun istri saya meminta hanya minum obat saja karena katanya takut dan sakit kalau dikuret,” ungkap suami korban.

Atas permintaan tersebut, dokter kemudian memberikan obat tablet untuk dikonsumsi korban guna membantu pengeluaran sisa jaringan. Setelah obat habis, korban diminta kembali ke klinik untuk menjalani kontrol lanjutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akibat kondisi kesehatannya yang belum pulih dan masih sering mengalami pendarahan, korban kini tidak lagi bekerja menjual jagung seperti sebelumnya.

Sebelumnya, Jumriani diketahui bekerja sebagai karyawan penjual jagung di Kabupaten Takalar. Ia melaporkan dugaan pengeroyokan yang dialaminya setelah menegur dua perempuan berinisial RK dan HJ yang diduga mengambil uang di laci kasir tanpa izin.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT