News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

'Daeng Majarre' Gelar Nama Adat Gowa untuk Menko PMK

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan berikan gelar nama adat Gowa Daeng Majarre untuk Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia, Muhadjir Effendy di Museum Istana Balla Lompoa, Kabupaten Gowa, Kamis (17/3/2022).
Jumat, 18 Maret 2022 - 13:26 WIB
Menko PMK diberi gelar nama adat Deng Majarre oleh bupati Gowa, Sulsel
Sumber :
  • Tim Tvone-Wawan Setiawan

Gowa, Sulawesi Selatan - Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan berikan gelar nama adat Gowa Daeng Majarre untuk Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia, Muhadjir Effendy di Museum Istana Balla Lompoa, Kabupaten Gowa, Kamis (17/3/2022). 

"Arti dari "Majarre" adalah pemersatu atau mempererat, pemberian nama ini sebagai bentuk untuk mempersatukan adat budaya yang ada di Gowa," ungkap Adnan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemersatu atau mempererat menjadi arti di balik gelar "Majarre" ini dan menjadi kehormatan bagi masyarakat adat Gowa kepada beliau. Rupanya Adnan mengaku mendapatkan keberkahan sendiri bagi Kabupaten Gowa dengan kehadiran Menko PMK ini karena berkontribusi dalam hal pikiran sehingga nama gelar adat ini diberikan.

Meski menyandang gelar nama adat yang diberikan, Muhadjir Effendy sangat berterima kasih. Baginya, gelar tersebut belum pantas untuknya karena merasa belum memberikan sumbangsih yang berarti untuk Gowa. 

"Kami sangat berterimakasih atas pemberian ini, meskipun saya merasa belum pantas karena belum memberikan sumbangan yang bermakna untuk Kabupaten Gowa," katanya. 

Selain itu, Menko PMK ini juga mengapresiasi langkah pemerintah Kabupaten Gowa, karena tidak berhenti untuk terus melestarikan nilai luhur.

"Ini adalah kegiatan yang baik untuk menggali kembali nilai luhur, situs terpendam dan kemudian ini saatnya membangun untuk modal Gowa, Sulsel dan Indonesia di masa depan," pungkasnya. 

Adnan juga menjelaskan mengenai sejarah Museum Balla Lompoa. Ternyata sebelumnya museum ini merupakan rumah jabatan Bupati Gowa terdahulu. Saat zaman Bupati Syahrul Yasin Limpo dilakukan peluasan area, kemudian dilakukan revitalisasi di zaman kepemimpinan Alm. Ichsan Yasin Limpo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tentu hari ini kami dan masyarakat Kabupaten Gowa berbangga karena melanjutkan apa yang telah diletakkan pondasinya oleh para pendahulu kami," ungkapnya. 

Tidak berhenti pada pemberian gelar nama adat itu saja, kegiatan dilanjutkan dengan Peresmian Revitalisasi Kawasan Museum Istana Balla Lompoa dan penandatanganan MoU dengan ihak Kementerian Pertanian terkait Pembangunan Integrated Farm di Desa Belapunranga, Kecaman Parangloe. (Wawan S/Ask)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Trending

Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polsek Tanah Abang melakukan penyelidikan terkait viralnya aksi pemalakan yang dilakukan terhadap sopi bajaj di kawasan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kapolsek
Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya memperbanyak kompetisi sepak bola di Tanah Air guna meningkatkan kualitas pemain lokal.
Kades Tak Terima Pungli Dihapuskan di Jembatan Cirahong, Begini Kata Dedi Mulyadi

Kades Tak Terima Pungli Dihapuskan di Jembatan Cirahong, Begini Kata Dedi Mulyadi

Kades tak terima pungli di sekitar Jembatan Cirahong dihapuskan karena berdampak pada relawan yang bertugas. Begini kata Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Publik Soroti Prestasi Kepala Samsat Bandung yang Dinonaktifkan KDM, Ida Hamidah Pernah Sabet Penghargaan

Publik Soroti Prestasi Kepala Samsat Bandung yang Dinonaktifkan KDM, Ida Hamidah Pernah Sabet Penghargaan

Ida Hamidah, nama yang kini menjadi perbincangan warga Jabar, khususnya di Kota Bandung. Pasalnya, ia sebagai Kepala Samsat Soekarno-Hatta Kota Bandung yang
Jadwal Final Four Proliga 2026, Minggu 12 April: Megawati Hangestri Cs Siap Balas Dendam Demi Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Minggu 12 April: Megawati Hangestri Cs Siap Balas Dendam Demi Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan skuad Jakarta Pertamina Enduro siap balas dendam demi bisa lolos ke babak grand final.
Klasemen Final Four Proliga 2026 Putri: Jakarta Pertamina Enduro Tertahan, Megawati Hangestri Cs Gagal Langsung Lolos ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026 Putri: Jakarta Pertamina Enduro Tertahan, Megawati Hangestri Cs Gagal Langsung Lolos ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026 setelah pertandingan penutup seri Solo antara Jakarta Pertamina Enduro yang diperkuat Megawati Hangestri melawan Jakarta Electric PLN.
Selengkapnya
ADVERTISEMENT