News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polda Sulawesi Selatan Dalami Dugaan Kasus Pencabulan yang Dilakukan Oknum Perwira Polisi

Kabid propam Polda Sulsel Selatan, Kombes Pol Agoeng Adi Koerniawan, tidak tinggal diam setelah menerima laporan terkait adanya berita tentang oknum perwira polisi yang diduga melakukan aksi pencabulan terhadap seorang anak berinisial I-S yang berusia 13. Agoeng menjelaskan jika pihaknya telah mendalami dugaan kasus pencabulan anak dibawah umur yang diduga dilakukan oleh oknum perwira polisi berinisial M berpangkat AKBP bertugas di Polairud Polda Sulsel.
Selasa, 1 Maret 2022 - 02:54 WIB
Anak 13 Tahun di Gowa Sulsel Diduga Dijadikan Budak Seks Oleh Oknum Perwira Polisi
Sumber :
  • tvOne

Gowa, Sulawesi Selatan tvOne

Kabid propam Polda Sulsel Selatan, Kombes Pol Agoeng Adi Koerniawan, tidak tinggal diam setelah menerima laporan terkait adanya berita tentang oknum perwira polisi yang diduga melakukan aksi pencabulan terhadap seorang anak berinisial I-S yang berusia 13.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah menerima laporan tersebut, Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Pol Agoeng Adi Koerniawan lansung menuju rumah korban bersama Karimum di kompleks perumahan Griya Barombong, Desa Kanjilo, Kecamatan Barombong Kabupaten Gowa Senin (27/2).

Di rumah korban, Kabid propam Polda Sulsel bertemu korban dan kedua orang tuanya, didampingi oleh kuasa hukum korban. Setelah beberapa lama berbincang, Kabid propam Polda Sulsel keluar rumah sekitar pukul 21:30 Wita.

Saat di konfirmasi, Kabid propam Polda Sulsel, Kombes Pol Agoeng Adi Koerniawan menjelaskan jika pihaknya telah mendalami terkait dugaan kasus pencabulan anak dibawah umur yang diduga dilakukan oleh oknum perwira polisi berinisial M berpangkat AKBP, yang bertugas di Polairud Polda Sulsel.

"Kami sudah ketemu keluarga korban didampingi kuasa hukumnya, intinya kami telah mendalami kasus ini dan akan kami proses secepatnya" jelas Kombes Pol Agoeng Adi Koerniawan.

Kombes Pol Agoeng Adi Koerniawan juga mengungkapkan, jika pihaknya tidak segan menindak tegas apabila terbukti melakukan kesalahan baik proses pidana maupun kode etiknya.

"Sesuai perintah Kapolri, Kapolda ke bidpropam, kami akan tindak tegas, apabila terbukti melakukan kesalahan akan di tindak tuntas, baik proses pidana maupun kode etiknya"tegas Kabid propam Polda Sulsel ini.

Untuk informasi lebih lanjutnya, Kata Kabid propam, akan di jelaskan oleh Kabid Humas Polda Sulsel secara satu pintu mengenai kasus ini

"Nanti Kabid Humas Polda Sulsel yang akan menjelaskan, kita satu pintu saja mengenai kasus ini"tutupnya.

Sementara itu, kuasa hukum korban mengungkap jika, akan melaporkan kasus kliennya ke PPA polda sulsel Selasa 1 Maret 2022 besok pagi.

"Insya Allah besok pagi, kami akan melaporkan kasus ini secara resmi ke PPA Polda Sulsel" Jelas Amiruddin, kuasa hukum korban.

Lanjutnya, Jika melihat kasus yang dialami korban, kasus tersebut bukan hanya pencabulan, namun akan berkembang ke kasus Trafficking, dimana modus operandinya pelaku melakukan transaksi seksual melalui perantara dengan mengiming-imingi korban untuk diberikan pekerjaan sebagai asisten rumah tangga, padahal tujuannya korban dijual kepada oknum perantara tersebut.

"Jadi bukan cuma satu korban, menurut keterangan klien saya, ada sekitar 3 orang Korban yang rata-rata umurnya belasan tahun" ungkap Amiruddin.

Amiruddin juga mengungkapkan jika, percobaan persetubuhan korban bermula pada bulan September tahun 2021 lalu, namun tidak berhasil.

Masuk di bulan Oktober, korban berhasil disetubuhi pelaku, dengan diiming-imingi akan ditanggung semua biaya sekolahnya dan biaya keluarganya.

"Karena merasa di permainkan, kondisi psikologis korban mulai terganggu karena kebutuhan yang dijanjikan tidak terpenuhi" kata Kuasa hukum korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan cuma sekali korban di suruh melayani pelaku, bahkan terakhir tanggal 26 Februari 2022 lalu, korban melayani hasrat bejat pelaku, hingga melaporkan perbuatan ini ke pihak keluarganya hingga kini viral di media.

Selain oknum polisi berpangkat AKBP tersebut, kuasa hukum korban juga akan melaporkan orang yang terlibat mencari korban untuk dijadikan sebagai asisten rumah tangga untuk diperkerjakan di rumah pelaku.(Wawan Setiawan/Jeg)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT