News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kampung Narkoba Sapiria di Makassar Digrebek, Sabu dan Airsoftgun Disita

Kampung Sapiria sendiri sudah lama menjadi sorotan sebagai lokasi peredaran narkoba. Sebelumnya, pada tahun 2023, polisi juga menggerebek kawasan ini dalam operasi besar-besaran.
Kamis, 30 Januari 2025 - 15:35 WIB
kampung narkoba sapiria yang masih beroperasi melalui online di wilayah area pekuburan pannampu kota makassar,
Sumber :
  • Muhammad Noer
Makassar, tvOnenews.com - Polrestabes makassar kembali membongkar kampung narkoba sapiria yang masih beroperasi melalui online di wilayah area pekuburan Pannampu, Kota Makassar, didapatkan sejumlah handphone, alat isap (bong), sabu 10 gram, busur panah, airsoftgun dan uang tunai 9.7 juta rupiah, Rabu (29/1/2025).
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Penggerebekan dilakukan Kemarin sore Selasa (28/1) itu setelah anggota melakukan pengembangan atas pengungkapan sebelumnya. Hasil pengembangan mengarah ke salah satu tempat yakni di Kampung Bortak sapiria," ujar Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana saat merilis kasus di aula Polrestabes Makassar.
 
Kapolrestabe Makassar menungungkap, sebelumnya sudah diamankan sembilan orang sebagai operator akun zangi private messenger.
 
"Saat anggota kesana, ada satu tempat yang tertutup dengan pagar besi. Pagar besi itu tidak bisa terbuka. Pintu baru bisa dibuka setelah anggota dibantu dengan masyarakat," jelasnya.

Setelah berhasil dibuka, sejumlah barang bukti berhasil ditemukan. Seperti Handphone, bong atau alat isap, sabu 10 gram, busur, panah, airsoftgun dan uang tunai Rp 9,7 Juta.

“Kemudian kita amankan dua pelaku masing-masing inisial S seorang perempuan berperan sebagai penyedia tempat dan seorang lelaki inisial A sebagai pengedar. Semua bandar. Masih ada tiga DPO masih pengejaran,“ ungkapnya.

Disebutkan Arya, memang barang buktinya sedikit, tetapi terdapat pagar yang digunakan khusus untuk menjual. Kalau ada orang mau beli kata Arya, di pintu itu ada loket khusus.

“Selain bisa membeli untuk dibawa pulang, pembeli juga bisa menggunakan di situ. Nanti pagar dibuka oleh pemilik tempat. Cara menjualnya memang masih konvensional, “ sebut Arya.

Arya menyebut, semua satu jaringan yang tertangkap sebelumnya dengan jumlah barang bukti 32 Kg diakhir Desember. Penindakan terhadap pelaku-pelaku narkoba ini seiring dengan Asta Cita yang diprogramkan Presiden Prabowo.

"Ada beberapa tindak pidana yang memang harus terus dikerjakan selama salah satunya narkoba,“ jelasnya.

Lanjut Arya, dari hasil 32 kg sabu yang diungkap pada Desember lalu, kemudian dikembangkan. Alhasil, tertangkap lagi 1,5 kg sabu-sabu dengan dua orang tersangka. Lalu kata Arya, dikembangkan lagi dan berhasil mendapat 3 Kg sabu di Parepare. Itu juga ada dua tersangka.

“Dari situ kita melihat, ternyata pemesanannya terus berlanjut baik secara online atau secara konvensional. Dan itu kita kembangkan lagi kemarin dari pemesan online. Kita mendapatkan 9 orang sebagai operator akun. Ada 10 akun yang memang digunakan untuk bertransaksi menjual secara online,“ bebernya.

"Nah dari situ kita kembangkan lagi, ternyata ada satu TKP yakni di Kampung Borta. Jadi total semua mulai dari pengungkapan yang dari awal Januari hingga saat ini, kita amankan kurang lebih 15 orang tersangka. Dua di antaranya adalah di bawah umur," lanjutnya.

Sementara kata Arya, dengan total nilai barang bukti yang berhasil diamankan itu sebanyak kurang lebih Rp 6,4 miliar. Kemudian kalau barang bukti itu beredar, akan merugikan sekitar 24 ribu jiwa.

"Untuk para tersangka sendiri, kita akan kenakan pasal 114 ayat 2, subsider pasal 112 ayat 2, juncto pasal 130, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun," ucapnya.

Kampung Sapiria sendiri sudah lama menjadi sorotan sebagai lokasi peredaran narkoba. Sebelumnya, pada tahun 2023, polisi juga menggerebek kawasan ini dalam operasi besar-besaran.

"Ini adalah komitmen kami untuk menindak tegas jaringan narkoba di Makassar, sesuai arahan Presiden untuk membersihkan kampung-kampung narkoba," tutupnya.(mnr/frd)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Anggaran Ada Tapi Gaji Tak Cair, Dedi Mulyadi Bongkar Alasan Ribuan Honorer Jawa Barat Belum Gajian

Anggaran Ada Tapi Gaji Tak Cair, Dedi Mulyadi Bongkar Alasan Ribuan Honorer Jawa Barat Belum Gajian

Sebanyak 3.823 tenaga honorer di Jawa Barat, mulai dari guru hingga staf tata usaha, belum menerima upah mereka untuk bulan Maret dan April 2026. 
Dedi Mulyadi Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Membludaknya Ikan Sapu-Sapu di Sungai

Dedi Mulyadi Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Membludaknya Ikan Sapu-Sapu di Sungai

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM, mengeluarkan peringatan serius mengenai kondisi sungai-sungai di wilayahnya. 
Buntut Dugaan Malpraktik RS Muhammadiyah Medan, Kemenkes: Kita Dalami dan Tindaklanjuti Secara Proporsional

Buntut Dugaan Malpraktik RS Muhammadiyah Medan, Kemenkes: Kita Dalami dan Tindaklanjuti Secara Proporsional

Buntut dugaan malpraktik yang dialami seorang pasien Mimi Maisyarah (48) di RS Muhammadiyah Medan membuat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara. Bahkan
Dari Diving hingga Extreme Sports, DXI 2026 Angkat Wisata Petualangan Indonesia ke Panggung Dunia, Ini Potensinya

Dari Diving hingga Extreme Sports, DXI 2026 Angkat Wisata Petualangan Indonesia ke Panggung Dunia, Ini Potensinya

Di tengah meningkatnya minat global terhadap wisata berbasis pengalaman, DXI hadir sebagai representasi bagaimana industri petualangan dapat dikemas
Usai Diperiksa KPK Sebagai Saksi, Khalid Basalamah Ngaku Tak Pernah Berinteraksi dengan Gus Yaqut

Usai Diperiksa KPK Sebagai Saksi, Khalid Basalamah Ngaku Tak Pernah Berinteraksi dengan Gus Yaqut

Pemilik PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour), Khalid Basalamah rampung diperiksa KPK sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji.
Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Baru-baru ini warga Medan menyoroti kasus dugaan malpraktik pasien Mimi Maisyarah (48), yang diduga terjadi di RS Muhammadiyah Medan. Sontak kabar tersebut juga

Trending

Dari Diving hingga Extreme Sports, DXI 2026 Angkat Wisata Petualangan Indonesia ke Panggung Dunia, Ini Potensinya

Dari Diving hingga Extreme Sports, DXI 2026 Angkat Wisata Petualangan Indonesia ke Panggung Dunia, Ini Potensinya

Di tengah meningkatnya minat global terhadap wisata berbasis pengalaman, DXI hadir sebagai representasi bagaimana industri petualangan dapat dikemas
Usai Diperiksa KPK Sebagai Saksi, Khalid Basalamah Ngaku Tak Pernah Berinteraksi dengan Gus Yaqut

Usai Diperiksa KPK Sebagai Saksi, Khalid Basalamah Ngaku Tak Pernah Berinteraksi dengan Gus Yaqut

Pemilik PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour), Khalid Basalamah rampung diperiksa KPK sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji.
Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Baru-baru ini warga Medan menyoroti kasus dugaan malpraktik pasien Mimi Maisyarah (48), yang diduga terjadi di RS Muhammadiyah Medan. Sontak kabar tersebut juga
Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mempertanyakan kinerja 1.500 penyapu jalan di Kota Bandung. 
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan bicara soal rencana yang mungkin akan dikerjakan John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 nanti menjelang AFF dan ASEAN Cup.
Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal hidup yang lebih produktif. Menurut dia, hidup produktif harus dibiasakan sejak kecil. 
Jadwal Siaran Langsung Grand Final Proliga 2026: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Cs Demi Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Siaran Langsung Grand Final Proliga 2026: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Cs Demi Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal siaran langsung grand final Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan akan kembali berjuang untuk terakhir kalinya demi bawa Jakarta Pertamina Enduro pertahankan gelar juara.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT