News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kurang Rp100 Ribu Jenazah Bayi di Sinjai Dibawa Pake Motor, Ini Kata Pihak Rumah Sakit

Tak memiliki uang untuk membayar mobil ambulans, warga Kelurahan Samataring Kabupaten Sinjai, membonceng jenazah bayinya dari RS Pancaitana menuju rumah duka
Selasa, 1 Februari 2022 - 17:22 WIB
Suasana Rumah Duka
Sumber :
  • Tim tvOne/Andi Rahmat

Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan - Tak memiliki uang untuk membayar jasa mobil ambulans, warga Kelurahan Samataring Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Asdar, harus membonceng jenazah bayinya dari RS Pancaitana menuju rumah duka.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Anak saya ini lahir prematur di RSUD Sinjai, tapi harus dirujuk ke RS Datu Pancaitana, Kabupaten Bone. Sempat mendapat pertolongan tetapi Allah berkehendak lain, anak saya meninggal dunia,” kata Asdar.

Asdar mengaku, saat bayinya dinyatakan meninggal, sudah meminta pihak rumah sakit untuk memberinya keringanan sewa ambulans. Namun, pihak rumah sakit tetap mematok biaya Rp700 ribu, sementara uang dikantongnya hanya Rp600 ribu.

"Saya minta tarifnya dikurangi, karena uang saya hanya Rp600 ribu, tapi pihak rumah sakit bersikeras dengan tarif yang sudah ditentukan Rp.700, padahal cuma kurang Rp.100 ribu, karena tak punya tambahan biaya terpaksa jenazah bayi saya bawa pulang menggunakan motor.” Ungkapnya.

Asdar pun membawa pulang jasad bayinya menggunakan motor ditemani oleh saudaranya dari Rumah Sakit Pancaitana Bone ke kediamannya pada pukul 21.00 malam dan tiba pada pukul 22.30 Wita.

Sementara itu, Kepala Bagian Administrasi Rumah Sakit Pancaitana Bone, Fahruddin menyatakan, jika pihaknya melalui sopir telah menawarkan mobil ambulance untuk mengantar jenazah bayi namun keluarga atau ayah pasien sudah izin membawanya menggunakan sepeda motor.

"Ada usaha sebelumnya untuk menawarkan mobil ambulance kepada keluarga pasien dan bahkan sopir mengejar jenazah bayi untuk diantar namun pihak keluarga menolak," katanya saat dikonfirmasi, tvonenews.com pada Selasa, (1/2/2022).

Fahruddin mengakui, jika insiden ini terjadi karena ada informasi yang terputus sehingga permintaan keluarga pasien untuk biaya pengantaran jenazah diturunkan tidak disampaikan ke manajemen mobil ambulance.

"Kebijakan itu selalu ada yang penting dikomunikasikan. Cuman kekurangan teman-teman yang bertugas saat itu tidak melakukan konfirmasi ke kami apalagi kejadian tersebut pada malam senin dimana masih hari libur," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebenarnya, kata Fahruddin, untuk mobil ambulance sering kita gratiskan kepada pengguna yang tidak mampu.

Untuk itu, pihak Rumah Sakit Pancaitana Bone melalui direktur bersama seluruh manajemen meminta maaf atas ketidaknyamanan keluarga pasien yang sesungguhnya hanya karena informasi tidak sampai. Kebijakan RS Pancaitana selalu pro masyarakat karena rumah sakit ini milik pemerintah.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT