News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tantangan Nyata Pemerataan Layanan Kesehatan di Indonesia, Sinergi Jadi Kunci

Tanpa perencanaan yang matang dan koordinasi yang kuat, sistem kesehatan berisiko timpang, berkualitas di kota besar, namun tertinggal di daerah.Pemerataan layanan kesehatan
Jumat, 17 April 2026 - 23:43 WIB
Ilustrasi Layanan Kesehatan
Sumber :
  • Pixabay

tvOnenews.com - Mewujudkan layanan kesehatan yang optimal, merata, dan berkelanjutan masih menjadi pekerjaan besar bagi banyak negara berkembang. 

Persoalannya tidak hanya terletak pada ketersediaan fasilitas, tetapi juga pada distribusi layanan, kualitas tenaga medis, hingga integrasi kebijakan yang sering kali berjalan tidak sinkron. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tanpa perencanaan yang matang dan koordinasi yang kuat, sistem kesehatan berisiko timpang, berkualitas di kota besar, namun tertinggal di daerah.

Melansir dari berbagai sumber, sejumlah negara maju menunjukkan bahwa pemerataan layanan kesehatan bukan hal mustahil. 

Di Inggris, sistem National Health Service (NHS) dirancang untuk menjamin akses kesehatan bagi seluruh warga tanpa memandang latar belakang ekonomi. Model ini menitikberatkan pada peran negara dalam pembiayaan dan pengelolaan layanan. 

Sementara itu, Jepang mengandalkan sistem asuransi kesehatan nasional yang terintegrasi hingga ke level lokal, sehingga pelayanan tetap menjangkau wilayah rural dengan standar yang relatif merata.

Contoh lain datang dari Jerman, yang mengombinasikan peran pemerintah dan sektor swasta melalui skema asuransi sosial. 

Sistem ini memungkinkan adanya kompetisi layanan tanpa mengorbankan akses publik. Menurut World Health Organization (WHO), keberhasilan negara-negara tersebut tidak lepas dari koordinasi yang kuat antar lembaga, sistem pembiayaan yang stabil, serta regulasi yang konsisten dalam jangka panjang.

Jika ditarik ke konteks Indonesia, tantangan serupa masih terlihat, terutama dalam hal sinkronisasi antar pemangku kepentingan. 

Hal ini tercermin dalam pertemuan yang digelar Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia Bogor Raya. Kegiatan tersebut mempertemukan pengelola rumah sakit swasta, pemerintah daerah, serta BPJS Kesehatan dalam satu forum diskusi.

Forum tersebut menyoroti pentingnya kolaborasi yang lebih konkret di tengah perubahan kebijakan kesehatan nasional. Sejumlah agenda seperti penerapan kelas rawat inap standar, sistem rujukan berbasis kompetensi, hingga skema iDRG menjadi isu yang membutuhkan pemahaman bersama. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tanpa koordinasi yang baik, implementasi kebijakan berpotensi menimbulkan ketimpangan baru, baik dari sisi layanan maupun pembiayaan.

Pembahasan dalam kegiatan itu juga menyinggung peran kepemimpinan di sektor kesehatan. Dalam sistem yang terus berubah, pimpinan institusi kesehatan dituntut tidak hanya adaptif, tetapi juga mampu menjaga stabilitas layanan. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Alasan Megawati Hangestri Putuskan Kembali ke V-League Korea Selatan Musim 2026-2027, Megatron Pulih Cedera

Alasan Megawati Hangestri Putuskan Kembali ke V-League Korea Selatan Musim 2026-2027, Megatron Pulih Cedera

Kabar gembira datang bagi para pecinta voli Indonesia. Megawati Hangestri Pertiwi, bintang voli kebanggaan tanah air, resmi memutuskan untuk kembali berkarier -
Trending: Mendikdasmen Susul Langkah KDM Respons Kasus Bully Guru, Dedi Mulyadi Puji Anak SD, Gebrakan Baru usai Basmi Pungli

Trending: Mendikdasmen Susul Langkah KDM Respons Kasus Bully Guru, Dedi Mulyadi Puji Anak SD, Gebrakan Baru usai Basmi Pungli

Kabar soal Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali jadi topik hangat di kalangan publik. Berikut rangkuman 3 kabar paling trending yang mencuri perhatian.
Viral, Wanita Diarak Keliling Tanah Abang Usai Kepergok Copet Handphone

Viral, Wanita Diarak Keliling Tanah Abang Usai Kepergok Copet Handphone

Seorang wanita berinisial ES, diarak keliling Jembatan Penyebrangan Multiguna (JPM) Tanah Abang, Jakarta Pusat, usai kepergok mencuri ponsel, Selasa (21/4).
Periksa Polisi dan Jaksa di Kasus Rejang Lebong, KPK Usut Soal THR Lebaran dari Bupati

Periksa Polisi dan Jaksa di Kasus Rejang Lebong, KPK Usut Soal THR Lebaran dari Bupati

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan suap proyek di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. 
Pria di Matraman Dipaksa Tiduran di Kali oleh Warga, Ternyata Ini Penyebabnya

Pria di Matraman Dipaksa Tiduran di Kali oleh Warga, Ternyata Ini Penyebabnya

Seorang pria berinisial A (32) tergeletak di Kali Berland Matraman, Jakarta Timur, usai diamankan warga akibat didapati membawa narkoba jenis sabu.
Ramalan Karier Zodiak 23 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Karier Zodiak 23 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan karier zodiak 23 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Peluang promosi, proyek baru, dan perkembangan karier positif menanti.

Trending

Ramalan Karier Zodiak 23 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Karier Zodiak 23 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan karier zodiak 23 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Peluang promosi, proyek baru, dan perkembangan karier positif menanti.
Pria di Matraman Dipaksa Tiduran di Kali oleh Warga, Ternyata Ini Penyebabnya

Pria di Matraman Dipaksa Tiduran di Kali oleh Warga, Ternyata Ini Penyebabnya

Seorang pria berinisial A (32) tergeletak di Kali Berland Matraman, Jakarta Timur, usai diamankan warga akibat didapati membawa narkoba jenis sabu.
Trending: Megawati Hangestri Tak Lagi Dijuluki Megatron, Fadly Alberto Dicoret Timnas Indonesia, Kondisi Korban Tendangan Kungfu

Trending: Megawati Hangestri Tak Lagi Dijuluki Megatron, Fadly Alberto Dicoret Timnas Indonesia, Kondisi Korban Tendangan Kungfu

Jagat olahraga Tanah Air diramaikan oleh tiga kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri hingga Timnas Indonesia.
Dedi Mulyadi Minta UMKM dan PKL di Kawasan Wisata Ciwidey Tidak Jual Kopi Sachet

Dedi Mulyadi Minta UMKM dan PKL di Kawasan Wisata Ciwidey Tidak Jual Kopi Sachet

Kawasan wisata Pacira (Pangalengan, Ciwidey, Rancabali) di Bandung menjadi fokus utama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam pengembangan ekonomi kerakyatan. 
Berkaca dari Kisah Fadly Alberto yang Berjuang Masuk Timnas Indonesia Berujung Permintaan Maaf, Ingatkan Pesan UAH soal Peranan Orang Tua

Berkaca dari Kisah Fadly Alberto yang Berjuang Masuk Timnas Indonesia Berujung Permintaan Maaf, Ingatkan Pesan UAH soal Peranan Orang Tua

Nama Fadly Alberto viral di media sosial. Buntut tendangan kungfunya terhadap satu pemain Dewa United
Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Kini Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Kini Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri dikabarkan bakal kembali ke Liga Voli Korea 2026-2027 dan kini diberi julukan baru oleh Media Korea. Simak selengkapnya.
Dedi Mulyadi Beri Pujian Setinggi Langit untuk Anak SD Ini, Apresiasi Semangat dan Optimisnya

Dedi Mulyadi Beri Pujian Setinggi Langit untuk Anak SD Ini, Apresiasi Semangat dan Optimisnya

Dedi Mulyadi memberikan apresiasi tinggi kepada Bagas, siswa SD di Sukabumi yang semangat berjuang melawan kanker darah. Seperti apa kish inspiratifnya? Simak!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT