News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terserang Virus Jembrana, 428 Ekor Sapi di Bombana Mati Mendadak

Sebanyak 428 ekor sapi di Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mati mendadak akibat terserang virus Jembrana.
Kamis, 10 Oktober 2024 - 14:22 WIB
Petugas dan Tim Dokter evakuasi dan periksa sapi yang terserang Virus Jembara di Kabupaten Bombana
Sumber :
  • Erdika Mukdir

Bombana, tvOnenews.com -  Dinas Pertanian Kabupaten Bombana menyebut bahwa sebanyak 428 ekor sapi di Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mati mendadak akibat terserang virus Jembrana, Kamis (10/10/2024).

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, Sarif mengatakan bahwa 428 ekor sapi ternak milik warga yang mati itu tersebar di empat kecamatan dalam sebulan terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tersebar di empat kecamatan, yaitu Kecamatan Rarowatu, Rarowatu Utara, Lantari Jaya, dan Kecamatan Rumbia," kata Sarif.

Dia menyebutkan bahwa berdasarkan informasi dari masyarkat pemilik ternak tersebut, sapi mereka tiba-tiba mati hingga membuat panik dan segera menghubungi petugas untuk dilakukan pemeriksaan.

Petugas dan Tim Dokter pun kemudian turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pemeriksaan terhadap hewan ternak tersebut.

"Sesuai juga hasil laboratorium di Maros, teridentifikasi bahwa virus Jembrana," ujarnya.

Sarif mengungkapkan bahwa dalam menangani kasus tersebut, pihaknya telah merespon cepat dengan menurunkan petugas untuk mengevakuasi bangkai sapi yang mati dan langsung.

"Langkah-langkah yang kami ambil dari Dinas Pertanian itu, yang pertama memberikan vaksin ,vitamin, anti biotik, dan penurun panas kepada sapi warga yang belum terserang virus, serta melakukan disenfektan kandang," bebernya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra melalui Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan atau Distanak juga telah mengambil langkah cepat untuk menangani virus Jembrana di wilayah Bumi Anoa dengan mendistribusikan sebanyak 15 ribu dosis vaksin Jembrana terhadap sapi Bali di wilayah Sulawesi Tenggara.

Kepala Distanak Provinsi Sultra, La Ode Muhammad Rusdin Jaya mengatakan bahwa berdasarkan pantauan di lapangan, pihaknya telah menemukan kasus Jembrana yang telah menyebar ke beberapa daerah di Provinsi Sultra. Olehnya itu pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas kabupaten/kota se-Sultra untuk menyalurkan vaksin Jembrana kepada sapi ternak milik masyarakat yang terindikasi terpapar Jembrana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sudah kami lakukan koordinasi dengan kesehatan hewan kabupaten dan kota perihal dukungan penyediaan vaksin Jembrana,” ungkap Rusdin.

Diketahui, penyakit Jembrana hanya menyerang sapi bali (tidak menular pada sapi jenis lain) dan tidak bersifat zonosis. Penyakit itu juga tidak dapat menular dari hewan ke manusia maupun sebaliknya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT