News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tuntut Pembebasan 3 Warga yang Ditangkap Polisi, Emak-Emak Pesisir Demo di Polda Sultra

Sejumlah emak-emak yang tergabung dalam Organisasi Perempuan Pesisir menggelar aksi unjuk rasa di Mapolda Sulawesi Tenggara pada Senin (31/1/2022)
Senin, 31 Januari 2022 - 16:17 WIB
Emak-emak menggelar aksi unjuk rasa di Mapolda Sultra tuntut pembebas 3 warga yang ditangkap
Sumber :
  • Tim tvOne/Erdika Mukdir

Kendari, Sulawesi Tenggara - Sejumlah emak-emak yang tergabung dalam Organisasi Perempuan Pesisir menggelar aksi unjuk rasa di Mapolda Sulawesi Tenggara pada Senin (31/1/2022).

Emak-emak ini rela berpanas-panasan demi menuntut keadilan terhadap 3 warga yang ditangkap oleh polisi beberapa hari lalu. Ketiganya adalah Anwar, Hurlan, dan Hastoma yang ditangkap akibat adanya laporan terkait penyanderaaan terhadap karyawan penjaga alat berat milik perusahaan tambang nikel PT Gema Kreasi Perdana (GKP).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu emak-emak, Murniati mengatakan akibat dari penangkapan itu maka pihak keluarga sudah tidak dinafkahi lagi.

“ Kalau mereka ditangkap siapa yang mau kasih makan anak istrinya,” ungkapnya.

Murniati juga menilai  tambang PT Gema Kreasi Perdana (GKP) hanya akan menjadi bencana di Kecamatan Wawonii Tenggara, Kabupaten Konawe Kepulauan. Apalagi kebanyakan mereka banyak berprofesi sebagai petani dan nelayan. PT GKP disebut lebih banyak memberikan dampak negatif dari pada keuntungan.

"Kalau tambang itu untuk 10 tahun ke depan tidak bisa lagi kita nikmati. Tapi kalau untuk berkebun, kita punya anak cucu bisa nikmati bukan sampai 20 tahun tetapi mungkin untuk seterusnya," kesalnya saat ditemui.

Selama ini, lanjut Murniati mengaku, mereka bisa menghidupi anak cucu mereka dengan hasil perkebunan seperti cengke, kelapa dan kopra. Tetapi, masuknya PT GKP di wilayah mereka akan merusak eko sistem alam dan meta pencaharian mereka terancam hilang.

Sementara itu Koordinator Aksi, Tayci menyebut, penyandraan yang dilakukan oleh warga terhadap karyawan PT GKP disebabkan karena alat berat yang masuk dan parkir di lahan warga. Sudah di imbau agar tak melakukan aktifitas di lahan warga tetapi pihak karyawan masih melawan hingga terjadilah bentrok dan aksi penyandraan itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami meminta Polda Sultra agar tidak pilih kasih dalam menjalankan hukum yang berlaku. Karena laporan kami terkait lahan yang diduga diserobot oleh PT GKP tidak diproses tetapi laporan pihak perusahaan terhadap warga yang melakukan penyandraan di proses," ujar Tayci.

Dia menegaskan, aksi yang dilakukan hari ini adalah perdana. Kedepan, mereka akan kembali menggelar aksi unjuk rasa dalam jumlah yang besar dan akan menurunkan warga lainnya yang ada di Konawe Kepulauan. ( Erdika Mukdir/mii )

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Al-Azhar Kairo Puji Peran Strategis Prabowo dan Haji Isam soal Cetak Ulama Unggul Wasathiyah

Al-Azhar Kairo Puji Peran Strategis Prabowo dan Haji Isam soal Cetak Ulama Unggul Wasathiyah

Apresiasi khusus disampaikan kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Pembina ASFA Foundation.
Mulai Malam ini Amalkan, Sunnah Rasulullah SAW ini Dianjurkan UAH Pahalanya Setara Ibadah Umrah

Mulai Malam ini Amalkan, Sunnah Rasulullah SAW ini Dianjurkan UAH Pahalanya Setara Ibadah Umrah

Simak amalan sunnah Rasulullah SAW yang disampaikan Ustaz Adi Hidayat
Malam Kelam Garuda Muda! Timnas Indonesia U-17 Tak Berdaya Lawan China

Malam Kelam Garuda Muda! Timnas Indonesia U-17 Tak Berdaya Lawan China

Timnas Indonesia U-17 menelan kekalahan telak saat menjalani laga uji coba pertama melawan China U-17.
Fakta Mengejutkan Kabar Penyekapan 5 Karyawan Ekspedisi di Tanjung Priok, Polisi Temukan Ruangan Terbuka Tak Terkunci

Fakta Mengejutkan Kabar Penyekapan 5 Karyawan Ekspedisi di Tanjung Priok, Polisi Temukan Ruangan Terbuka Tak Terkunci

Aparat kepolisian Polsek Tanjung Priok, Jakarta Utara, mengungkap fakta mengejutkan terkait kabar dugaan penyekapan 5 karyawan jasa pengiriman (ekspedisi). 
Tak Cukup Lewat Media Sosial, Klarifikasi Denada Disebut Belum Menyentuh Ikatan Batin Ibu dan Anak

Tak Cukup Lewat Media Sosial, Klarifikasi Denada Disebut Belum Menyentuh Ikatan Batin Ibu dan Anak

Setelah menanti cukup lama, akhirnya kini Ressa Rizky Rossano mendapat pengakuan anak kandung dari Denada. Meski terasa senang namun tak membuat sepenuhnya lega
Sampaikan Arahan Prabowo di Gala Dinner ABAC 2026, Menko AHY: Infrastruktur Tetap Jadi Tulang Punggung Ekonomi RI

Sampaikan Arahan Prabowo di Gala Dinner ABAC 2026, Menko AHY: Infrastruktur Tetap Jadi Tulang Punggung Ekonomi RI

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menekankan pesan Presiden Prabowo Subianto terkait infrastruktur kepada 21 anggota APEC.

Trending

Mulai Malam ini Amalkan, Sunnah Rasulullah SAW ini Dianjurkan UAH Pahalanya Setara Ibadah Umrah

Mulai Malam ini Amalkan, Sunnah Rasulullah SAW ini Dianjurkan UAH Pahalanya Setara Ibadah Umrah

Simak amalan sunnah Rasulullah SAW yang disampaikan Ustaz Adi Hidayat
Malam Kelam Garuda Muda! Timnas Indonesia U-17 Tak Berdaya Lawan China

Malam Kelam Garuda Muda! Timnas Indonesia U-17 Tak Berdaya Lawan China

Timnas Indonesia U-17 menelan kekalahan telak saat menjalani laga uji coba pertama melawan China U-17.
Fakta Mengejutkan Kabar Penyekapan 5 Karyawan Ekspedisi di Tanjung Priok, Polisi Temukan Ruangan Terbuka Tak Terkunci

Fakta Mengejutkan Kabar Penyekapan 5 Karyawan Ekspedisi di Tanjung Priok, Polisi Temukan Ruangan Terbuka Tak Terkunci

Aparat kepolisian Polsek Tanjung Priok, Jakarta Utara, mengungkap fakta mengejutkan terkait kabar dugaan penyekapan 5 karyawan jasa pengiriman (ekspedisi). 
Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi Cukup Berat usai Timnas Futsal Indonesia Ciptakan Sejarah di Piala Asia 2026, Ada Masalah Serius Apa?

Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi Cukup Berat usai Timnas Futsal Indonesia Ciptakan Sejarah di Piala Asia 2026, Ada Masalah Serius Apa?

PSSI didenda Rp235 juta oleh AFC usai Piala Asia Futsal 2026 akibat pelanggaran penonton masuk lapangan. Sanksi muncul di tengah pencapaian bersejarah Indonesia
Update Ranking Dunia Timnas Futsal Indonesia Usai Buat Kejutan di Piala Asia 2026: Sejajar dengan Negara Kuat Eropa

Update Ranking Dunia Timnas Futsal Indonesia Usai Buat Kejutan di Piala Asia 2026: Sejajar dengan Negara Kuat Eropa

Setelah mencatatkan sejarah dengan menjadi runner-up Piala Asia 2026, Timnas Futsal Indonesia berpotensi alami kenaikan peringkat di ranking dunia FIFA.
Jadwal Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: China Berpeluang Sapu Bersih Medali Emas, Indonesia Kawinkan Perunggu

Jadwal Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: China Berpeluang Sapu Bersih Medali Emas, Indonesia Kawinkan Perunggu

Jadwal final Kejuaraan Beregu Asia 2026, di mana China berpeluang menyapu bersih medali emas dan Indonesia hanya menjadi penonton usai kawinkan perunggu.
Kabar Baik untuk John Herdman, Striker Keturunan Jogja di Liga Eropa Ini Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kabar Baik untuk John Herdman, Striker Keturunan Jogja di Liga Eropa Ini Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Robin Mirisola, striker muda berdarah Jogja yang bermain di KRC Genk, masuk radar naturalisasi Timnas Indonesia. Simak profilnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT