News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lahan Perkebunan Diduga Diserobot Perusahaan Tambang Emas, Warga Bongkar Tenda Dan Usir Karyawan

Aksi ini sengaja dilakukan sebagai bentuk protes terhadap pihak perusahan pertambangan emas PT.JRBM yang telah melakukan penyerobotan lahan perkebunan milik mereka.
Sabtu, 5 Oktober 2024 - 18:28 WIB
Warga mengusir sejumlah karyawan PT.J Resources Bolaang Mongondow (JRBM)
Sumber :
  • Rifandi Kamaru
Bolmong, tvOnenews.com -.Puluhan warga yang mengatasnamakan keluarga Kunu Makalalag, selaku pemilik lahan perkebunan kilo 12, tepatnya di Desa Dumagin, Kecamatan Pinolosian Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, terpaksa mengusir sejumlah karyawan PT.J Resources Bolaang Mongondow (JRBM) yang sedang melakukan aktifitas Briling atau pengeboran di lokasi perkebunan milik keluarga Makalalag, Jumat ( 4/10/2024)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain melakukan pengusiran, keluarga selaku pemilik lahan juga membongkar paksa tenda yang ada di lokasi perkebunan, bahkan beberapa perlengkapan tempat tidur milik karyawan perusahan pertambangan emas ini juga ikut dibuang, dengan alasan bahwa perusahan PT. JRBM tidak memiliki hak untuk melakukan aktifitas di lokasi perkebunan milik keluarga Kunu Makalalag.
 
"Aksi ini sengaja kami lakukan sebagai bentuk protes terhadap pihak perusahan pertambangan emas PT.JRBM yang telah melakukan penyerobotan lahan perkebunan milik kami, padahal  perkebunan ini mulai kami kelola sejak tahun 2007 berdasarkan surat resmi pemerintah Desa setempat serta berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) terkait Pinjam Pakai Kawasan Hutan (PPKH) yang diterbitkan pada tahun 2023," ungkap salah satu pemilik lahan, Kunu Makalalag.
 
Para warga juga mengaku, bahwa sejak empat bulan terakhir perusahan PT.JRBM mulai menguasai lokasi perkebunan ini tampak ada ganti rugi kepada warga sebagai pemilik lahan, Bahkan lebih parah lagi Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan yang seharusnya membantu warga, justru turut membantu pihak perusahan dengan menggerakkan Satuan Polisi Pamong Praja dan Aparat Kepolisian Polres Bolaang Mongondow Selatan untuk merusak tanaman pertanian milik warga berupa cengkih dan kelapa yang ada dilokasi perkebunan tersebut.
 
"Beberapa hari lalu, pihak perusahan pertambangan emas PT.JRBM dibantu satuan polisi pamong praja serta aparat kepolisian merusak tanaman cengkih dan kelapa yang kami tanam bertahun-tahun di lokasi perkebunan. hal ini dibuktikan bahwa saat ini masih terlihat sejumlah aparat TNI Polri sedang bersama-sama  karyawan Perusahaan PT.JRBM sedang melakukan aktifitas Briling atau pengeboran," tambah Kunu Makalalag.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
Sementara itu Bagus Santoso, selaku  Koordinator Teknis Perusahan Pertambangan Emas PT.J Resources Bolaang Mongondow (JRBM) mengatakan, apa yang menjadi tuntutan pihak keluarga Kunu Makalalag selaku pemilik lahan, nantinya akan diteruskan ke pihak perusahan yang lebih berwewenang dalam memutuskan persoalan tersebut.
Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT