News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berpura-pura Dibegal, Pria di Jeneponto Ternyata Tilap Uang Rp49.7 Juta Hasil Tagihan Bibit Jagung

Namun ternyata dirinya hanya beralibi seolah-olah jadi korban perampokan dengan tujuan menggelapkan uang tagihan bibit jagung sebesar Rp49,7 juta.
Kamis, 6 Juni 2024 - 14:11 WIB
pria bernama Salaming Daeng Riolo (51) diamankan Polisi di Jeneponto karena menilap uang puluhan juta
Sumber :
  • Andi Wahyudi

Jeneponto, tvOnenews.com - Seorang pria bernama Salaming Daeng Riolo (51) diamankan Polisi di Jeneponto, Sulawesi Selatan lantaran sempat mengaku-ngaku jika dirinya menjadi korban begal. Namun ternyata dirinya hanya beralibi seolah-olah jadi korban perampokan dengan tujuan menggelapkan uang tagihan bibit jagung sebesar Rp49,7 juta.

"Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi, ternyata Salaming Daeng Riolo berbohong dan menggelapkan uang tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, jadi seolah-olah dirampok, padahal uang itu ingin dikuasai," Kata Wakapolres Jeneponto, Kompol Muh. Idris saat konferensi pers di Mapolres Jeneponto, Rabu (5/6/24).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Peristiwa tersebut berawal saat Salaming Daeng Riolo mendatangi Polsek Tamalate pada Sabtu (1/6/24) untuk melaporkan jika dirinya telah menjadi korban begal di Kampung Balandangan, Desa Turatea, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto.

Di depan polisi ia menceritakan, saat itu dirinya dalam perjalanan dari rumahnya di Kecamatan Bontoramba menuju ke Kampung Barangdasi di Kecamatan Tamalatea. Namun sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Salamin Daeng Riolo mengaku dihentikan oleh seorang pria yang ingin menumpang (dibonceng), sekitar beberapa menit kemudian yang diboncengnya itu tiba-tiba memukul kepala korban hingga helmnya pecah. Mendapat perlakuan tersebut, dirinya tak dapat menguasai laju kendaraannya hingga motor pun terjatuh.

Selain dianiaya, uang pun dibawa kabur oleh pelaku (yang dibonceng).

"Atas kejadian itu yang bersangkutan mengaku jika uang hasil tagihan bibit jagung milik seorang warga bernama Daeng Rangka sebesar Rp49,7 juta ikut dibawa kabur oleh pelaku," jelas Muh. Idris.

 

Setelah dilakukan pendalaman, terungkap jika korban terjebak sendiri dengan keterangannya yang tidak sesuai fakta di lapangan atau kejadian yang sebenarnya.

 

"Laporan tersebut langsung kami tindaki, namun dalam pemeriksaan terdapat keganjilan dan beberapa keterangan mencurigakan yang disampaikan pelapor saat itu, hingga akhirnya pelaku mengakuinya sendiri jika laporan tersebut ia buat-buat," ungkap Muh. Idris.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Tidak hanya mengamankan pelaku, polisi juga menyita barang bukti sisa uang sebesar Rp35,7 juta yang diamankan dari rumah Salamin Daeng Riolo, sedangkan uang sebesar Rp14 juta telah digunakan oleh yang bersangkutan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT