AHY Jalan Kaki Sejauh 1 Kilometer Demi Bagikan Sertifikat Tanah Gratis
- Idris Tajannang/tvOne
"Insya Allah terdekat Makassar dan Parepare dan tentu yang lain juga terus berproses, termasuk Gowa dan lainnya. Saya yakin kepala Kanwil, kepala Kantah (kantor pertanahan), ini akan terus kejar dan semakin banyak yang punya status kota kabupaten lengkap," sambungnya
Bagi AHY, isu pertanahan ini menjadi isu sangat mendasar. Dari sekian banyak aduan masalah hukum, dominasi adalah urusan pertanahan dan ini dikonfirmasi di tingkat nasional.
"Menkopolhukam juga mengatakan demikian. Laporan tiap tahun masuk, paling banyak urusan pertanahan. BPN ingin menjadi bagian dari solusi. Kami ingin membongkar kejahatan mafia tanah," ucap Ketua Umum Partai Demokrat ini.
"Jangan ragu, lawan mafia tanah, pasti kita bela. Seperti halnya baru baru ini kami menangkap mafia tanah yang merugikan masyarakat dan keuangan negara" tegesnya.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengaku masalah yang paling tinggi di Gowa adalah masalah tanah.
Dia mencontohkan, di jajaran Pemda banyak puskesmas atau sekolah yang diklaim oleh keturunannya.
"Misalnya dulu kakeknya memberikan hibah, karena tidak ada administrasi, jadi hanya bentuk kepercayaan. Begitu diserahkan, cucunya ini yang menuntut tidak pernah ada penyerahan. Ini yang banyak didapatkan," katanya.
Dia pun bersyukur berkat kolaborasi forkopimda Gowa dapat meminimalisir hal tersebut.
"Alhamdulillah berkat kolaborasi Forkompinda, tanah itu berhasil kita amankan. Kita harap program PTSL ini terus dapat ditingkatkan sehingga masalah di Gowa dapat terminimalisir baik," jelasnya
Sementara itu, Kepala BPN Gowa, Achmad menyebutkan, target tahun 2024 sebanyak 33 ribu bidang tanah.
"Warga yang mendapatkan PTSL ini kalangan menengah ke bawah. Untuk target 2024, ada 33 ribu. Tahun lalu itu ada 32.736. Ada peningkatan. Mudah-mudahan koordinasi dengan Pemda, aparat setempat, agar sosialisasi ini bisa tercapai," ucapnya
Untuk pembagian sertifikat yang diserahkan langsung oleh menteri ATR/BPN, Kepala Badan pertanahan Nasional Kabupaten Gowa mengungkap jika ada sejumlah sertifikat tanah wakaf untuk rumah ibadah yang ikut diserahkan oleh menteri AHY.
"Tadi ada 50 sertifikat pak menteri serahkan, diantaranya 7 sertifikat untuk masjid, 3 sertifikat untuk gereja, 2 sertifikat untuk pondok pesantren, 1 sertifikat untuk rumah yatim dan sekolah tahfiz, 1 sertifikat untuk mts dan 1 sertifikat untuk vihara. Sisanya sertifikat warga," tutupnya. (itg/ktr)
Load more