News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hadapi Pilkada di Sulsel, Gerindra dan Nasdem Bahas Koalisi

Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Nasional Demokrat (NasDem) memiliki peluang berkoalisi dalam menghadapi kontestasi pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (pilkada)
Jumat, 19 April 2024 - 11:50 WIB
Ketua DPD I Partai Gerindra Sulsel Andi Iwan Darmawan Aras (kiri) bersama Rusdin Abdullah (tengah) dan Ketua DPW NasDem Sulsel Rusdi Masse Mappasessu (kanan)
Sumber :
  • Antara

Makassar, tvOnenews.com - Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Nasional Demokrat (NasDem) memiliki peluang berkoalisi dalam menghadapi kontestasi pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (pilkada) gubernur, bupati dan wali kota di Provinsi Sulawesi Selatan pada 27 November 2024.

"Sebagai sahabat, saya dan Pak RMS (Rusdi Masse) sudah bertemu membahas pilgub (pemilihan gubernur), pilbup (pemilihan bupati) dan pilwali (pemilihan wali kota), tapi kita ngomong santai," ujar Ketua DPD I Partai Gerindra Sulsel Andi Iwan Darmawan Aras di Makassar, Kamis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pria akrab dengan akronim AIA ini mengatakan pertemuan dengan Ketua DPW NasDem Sulsel Rusdi Masse Mappasessu atau RMS bersama salah satu figur yakni Rusdin Abdullah dikenal akrab Rudal tersebut memang membahas pilkada.

"Ya, Pak Rudal masuk juga radar kami di Pilwalkot Makassar," kata anggota DPR RI ini mengemukakan saat ditanya wartawan berkaitan siapa saja sosok yang akan diusung partainya.

Nama Rudal mengemuka belakangan ini ke publik digadang-gadang akan diusung sebagai bakal calon Wali Kota Makassar. Bahkan NasDem juga sudah melirik mantan Bendahara Partai Golkar Sulsel itu sebagai salah satu opsi yang dapat dorong maju.

Selain itu, Rudal pernah bekerja sama dengan RMS maupun AIA turut membantu pemenangan usungan Gerindra-NasDem yakni pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi pada Pilwali Makassar pada 2020 lalu.

Meski demikian AIA tidak menampik sinyal dukungan Gerindra yang melirik Rudal untuk diusung maju bertarung di Pilwali Makassar, namun tidak menutup kemungkinan masih ada kader partai yang didorong bertarung.

"Tetap kami utamakan kader sendiri. Tapi kalau kader tidak cukup kuat untuk mengangkat elektoralnya. Maka kami akan usung dan cari figur eksternal," ungkapnya menjelaskan.

Walaupun dalam pertemuan itu belum ada hasil, namun Andi Iwan menegaskan sejauh ini belum ada kesepakatan nama-nama calon yang diusung partai termasuk Rudal, sebab pertemuan tersebut hanya sebatas silaturahmi sekaligus penjajakan.

"Saat ini belum kita tetapkan siapa calon, kita hanya diskusi siapa yang diusung, kriteria calon yang masuk. Jadi, kita masih berbicara tentang kriteria, masih aktif melakukan komunikasi sambil menyusun jadwal, bisa saja ada kader yang ditunjuk ikut pendaftaran," katanya membeberkan.

Wakil Ketua DPW Nasdem Sulsel Bidang Media, Mustaqim Musma menyampaikan pertemuan tersebut memang membahas peta politik di Sulsel, khususnya di Pilwalkot Makassar. Apalagi ketiganya telah bersahabat cukup lama.

"Iya, Pak RMS dan Pak AIA bersama Pak Rudal membahas situasi politik di Sulsel, termasuk di Makassar," papar Taqim menambahkan.

Sebelumnya, Ketua DPW NasDem Sulsel Rusdi Masse juga menyebut nama Rudal masuk radar NasDem untuk diusung. Namun demikian, belum ada keputusan resmi dari Partai NasDem.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Semua punya peluang maju Pilkada termasuk pak Rusdin Abdullah. Kader NasDem banyak yang siap, apalagi kami adalah pemenang Pemilu legislatif 2024 di Sulsel," katanya singkat.

Berdasarkan jumlah perolehan kursi DPRD Sulsel, Partai NasDem berhasil mendudukkan kadernya dengan 17 kursi, disusul Partai Golkar 14 kursi dan Partai Gerindra 13 kursi di DPRD Sulsel. (ant/frd)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT