Petasan Jumbo “Rudal Iran” Diledakkan di Pamekasan, Polisi Disebut Kecolongan
- tvOne - veros afif
Pamekasan, tvOnenews.com—Petasan rudal yang bertuliskan Iran diledakkan usai salat Idulfitri di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.
Petasan berukuran jumbo dengan hulu ledak besar itu luput dari sasaran petugas Polres Pamekasan untuk dilakukan penindakan.
Petasan roket tersebut diledakkan oleh warga Desa Badung, Kecamatan Proppo, Sabtu (20/3/2026) pagi sekitar pukul 08.30 WIB, di area pematang sawah.
Meski banyak memakan korban, warga tersebut masih nekat membuat petasan dengan berbagai model yang diberi nama Kapal Titanik, Tugu Monas, hingga Rudal Iran.
Aksi menyulut petasan tersebut juga sempat disiarkan secara langsung di media sosial. Dalam siaran langsung itu, banyak komentar sindiran kepada petugas. “Mana polisinya, sini enggak apa-apa. Suruh datang, tak kasi rokok,” kata netizen.
Selain itu juga, ada yang berkomentar bahwa petasan itu sangat membahayakan bagi semua. “Awas bahaya,” terang netizen lain.
Aksi menyalakan petasan dengan berbagai bentuk itu dibenarkan oleh A. Bahri, warga sekitar. Dirinya mengaku kalau petasan itu sudah jadi kebiasaan setiap tahun meski tidak semua masyarakat setuju dengan aksi yang membahayakan itu.
“Iya mau gimana mas, disini sudah setiap tahun menyalakan petasan. Meski aksi itu sebetulnya membahayakan,” ungkapnya.
Namun menurut Bahri, aksi menyalakan petasan hasil rakitan itu tidak sampai mengenai warga, hanya hulu ledaknya begitu besar dan terdengar ke desa sebelah.
“Tadi itu memang sampai kedengeran ke desa sebelah sampai temen saya nelfon menanyakan ledakan petasan itu,” tandasnya.
Adanya petasan jumbo yang masih dinyalakan usai Hari Raya Idulfitri, warga menilai petugas kecolongan karena tidak dilakukan tindakan sebelumnya.
Kita ketahui, dalam kurun waktu satu minggu, korban akibat petasan sudah mencapai 7 orang. Para korban terkena ledakan hingga mengalami luka parah hingga terbakar. (ver/gol)
Load more