News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Duel Maut Antara Paman dan Keponakan di Tengah Sawah di Gowa, Sang Paman Tewas sementara Ponakan Mengalami 6 Luka Tusukan

Duel maut antara paman dan keponakan terjadi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, mengakibatkan korban jiwa.
Rabu, 17 April 2024 - 04:07 WIB
Duel antara paman dan keponakan di tengah persawahan di Gowa Sulawesi Selatan, sang paman tewas di tkp sementara ponakan Mengalami luka 6 tusukan di tubuhnya
Sumber :
  • tim tvOne/Idris Tajannang

Gowa, tvOnenews.com - Duel maut antara paman dan keponakan terjadi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, mengakibatkan korban jiwa.

Menurut keluarga, korban duel maut itu ialah Jumakari Daeng Tayang (55) paman pelaku, yakni keponakannya yang bernama Saharuddin Daeng Gassing (47) yang terjadi di tengah area persawahan Lingkungan Mappala Kelurahan Pangka Binanga, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (16/4/24).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ditemukan, korban Jumakari Daeng Tayang sudah tidak bernyawa dalam kondisi penuh lumpur.

"Saya lihat tadi, sudah penuh semua lumpur ini bagian wajahnya, mulai dari mulutnya, hidungnya, telinganya bahkan semua tubuhnya penuh lumpur," kata Sumarni yang merupakan keponakan korban.

"Saat saya tiba di lokasi kejadian, korban Jumakari Daeng Tayang sudah berada di pematang sawah usai di angkat sama kedua anaknya," tambahnya.

Sumarni menuturkan saat melihat jasad korban, ada sejumlah luka di tubuh dan di wajah korban.

"Saya lihat ada sejumlah luka di tubuh korban, termasuk di bagian wajah dekat matanya, tapi saya tidak tau apakah karena senjata tajam atau bukan, karena saya tidak lihat saat mereka berduel," tegasnya.

Sementara itu, Kasubsi PIDM Humas Polres Gowa, Ipda Udin Sibadu menerangkan duel maut antara paman dan keponakan ini bermula saat keduanya bertemu di area persawahan untuk menggarap sawah.

Namun, dia mengatakan tiba-tiba keduanya diduga terlibat adu mulut karena salah paham hingga terjadi perkelahian antara keduanya.

"Karena salah paham dan adu mulut disitulah terjadilah duel di area persawahan hingga mengakibatkan satu orang meninggal dunia," ungkap Ipda Udin Sibadu.

"Dalam duel itu, yang meninggal dunia Jumakari Dg Tayang, selain luka di bagian tubuh dan wajahnya, korban juga penuh dengan lumpur. Sementara lawan duelnya yang tidak lain ponakannya bernama Saharuddin Dg Gassing dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka tusukan di beberapa bagian tubuhnnya," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Udin mengaku kasus ini terungkap setelah keluarga korban mengetahui informasi tersebut dan langsung ke TKP.

"Tak lama setelah itu, keluarga korban melapor ke Polres Gowa," jelasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT