News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral..Jembatan Putus, Siswa SD di Mamuju Gunakan Rakit Seberangi Sungai Air Deras Menuju Sekolah

Sebuah video berdurasi 1 menit 30 detik yang gambarkan perjuangan pelajar gunakan rakit sebrangi sungai dengan air deras menuju ke sekolah viral di media sosial
Senin, 18 Desember 2023 - 11:19 WIB
Siswa Sekolah Dasar di Mamuju terpaksa gunakan rakit untuk sebrangi sungai menuju sekolah
Sumber :
  • Gusni Kardi

Mamuju, tvOnenews.com - Sebuah video yang menggambarkan perjuangan siswa menyebrangi sungai menggunakan rakit viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi Desa Bonda, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju,  Sulawesi Barat (Sulbar). Jembatan penghubung antar dusun di desa tersebut putus setelah diterjang banjir, akibatnya warga termasuk siswa sekolah dasar harus menyeberangi sungai dengan menggunakan rakit menuju ke sekolah mereka.

"Kondisi yang seperti dalam video yang viral di medsos tersebut hampir setip hari dialami siswa SD yang mau pergi atau pulang sekolah. Siswa yang naik rakit pergi sekolah itu adalah siswa SD yang tinggal di Dusun Tawaro. Siswa SD yang menggunakan rakit tersebut sekolah di SD yang ada di Dusun Panyiki," ungkap Nurmia, salah seorang warga di Desa Bonda, Senin (18/12/2023)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nurmia menambahkan, jembatan penghubung antar dusun tersebut merupakan akses satu satunya bagi siswa SD yang tinggal di Dusun Tawaro. 

"Ada jalan yang bisa digunkan siswa SD tersebut untuk bisa sampai ke sekolahnya, tapi dia harus memutar jauh bahkan untuk sampai kesekolahnya mereka harus naik motor sejauh 10 kilo meter," jelasnya. 

Dalam video dengan durasi 1 menit 30 detik tersebut tampak 3 orang siswa SD menarik rakitnya yang diikatkan dengan tambang dari pinggir sungai dari dusun sebelah ke dusun sebelahnya. 

Dalam video tersebut tangan tangan mungil dengan susah payah menarik tali yang mengikat rakit yang akan mengantarkan mereka menuju ke tepian seberang. Semangat untuk belajar membuat rasa takut tidak terlihat dari wajah mereka. 

Kondisi ekstrim dapat terlihat jika air pasang maupun pada saat hujan. Sungai Paniki yang diseberangi pelajar tersebut dikenal dengan airnya yang deras dan bisa membahayakan jiwa mereka yang harus menyeberangi sungai untuk menuju ke sekolah. 

Kondisi seperti ini sudah dialami siswa SD tersebut sejak beberapa bulan lalu. Namun hingga saat ini pemerintah daerah belum juga memperbaiki jembatan penghubung antar dusun tetsebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pemerintah sepertinya tidak peduli dengan keselamatan siswa SD yang menggunakan rakit untuk menyeberangi sungai air deras untuk sampai ke sekolah," tutup Nurmia.

(gki/asm) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT