News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pondok Pesantren di Luwu Diteror hingga Santri Diungsikan, Polisi: Pelaku Sudah Ditangkap

Pondok Pesantren Darul Istiqomah di Desa Wara, Kecamatan Kamanre, Luwu, Sulawesi Selatan mendapat teror dan didatangi sejumlah warga. 
Jumat, 15 Desember 2023 - 13:11 WIB
Pondok pesantren di Luwu diteror hingga santri diungsikan, polisi sebut pelaku sudah ditangkap
Sumber :
  • Haswadi-tvOne

Luwu, tvOnenews.com - Pondok Pesantren Darul Istiqomah di Desa Wara, Kecamatan Kamanre, Luwu, Sulawesi Selatan mendapat teror dan didatangi sejumlah warga. 

Teror ini terjadi diduga akibat sengketa lahan tempat pesantren dibangun. Video aksi teror pada lembaga pendidikan tersebut viral. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam video tersebut terlihat belasan orang santri putri menangis histeris dalam masjid. Lalu, terlihat beberapa orang laki-laki berusaha menenangkan para santri.

"Satu orang diduga pelaku penyerangan sudah ditangkap dan sekarang masih menjalani pemeriksaan. Hasil penyelidikan sementara, aksi teror ini ada kaitannya dengan sengketa lahan antara ahli waris pemilik lahan dan pengasuh pesantren," kata Kapolres Luwu AKBP Arisandi, Jumat (15/12/2023).

Arisandi mengatakan persoalan lahan antara ahli waris dan pengasuh pesantren sudah berlangsung lama dan belum ada kesepakatan dari para pihak.

Akibatnya anak-anak yang belajar di pondok pesantren tersebut menjadi korban.

"Sebelumnya sudah ada yang kita proses dan sudah sampai ke penuntutan. Kasusnya terkait hak dan kemerdekaan anak-anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Sebelumnya pemilik lahan melarang aktivitas di pesantren dengan memblokade semua pintu masuk ke pesantren," ujarnya. 

tvonenews

Arisandi menyebut polisi masih terus mengembangkan kasus ini dan dimungkinkan adanya pelaku lain yang ikut terlibat.

Penyerangan di Pondok Pesantren Darul Istiqomah terjadi pada Rabu (13/12/2023) malam lalu. Penyerangan itu menyebabkan kerusakan pada beberapa bangunan serta melukai santri putra.

"Sempat dibakar, tapi cepat dipadamkan oleh pengurus pondok pesantren sehingga api tidak membesar," ungkapnya. 

Sementara itu, Kiki selaku keluarga ahli waris pemilik lahan membantah adanya penyerangan. 

Menurut Kiki, santri putri yang histeris menangis seperti dalam video itu terjadi dalam masjid pesantren dan tidak ada penyerangan apalagi pelecehan seksual.

Kiki menjelaskan sejumlah kerabatnya memang datang ke pondok pesantren untuk mencari pelaku yang terlibat cekcok dengan pamannya.

Akibat cekcok itu, pamannya yang juga ahli waris mengalami luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bahkan pihak pengasuh pesantren membobol pagar dan merusaknya agar bisa masuk ke pesantren. Padahal sudah kami wanti-wanti untuk tidak melakukan aktivitas apapun sebelum persoalan lahan selesai," kata Kiki.

Keluarga ahli waris tidak pernah melarang aktivitas belajar di pesantren. Tapi pengasuh pesantren, kata dia, justru berusaha menghapus atau mengeluarkan pemilik lahan sebagai pengurus pesantren. (has/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT